Senin 20 Nov 2023 16:16 WIB

Dajjal akan Muncul dari Perkampungan Yahudi di Iran Jelang Kiamat Kelak?

Daerah Khurasan lokasi munculnya Dajjal adalah Iran masa kini.

Rep: Andrian Saputra, Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah
Dajjal/ilustrasi. Daerah Khurasan lokasi munculnya Dajjal adalah Iran masa kini
Foto: conmedisys.com
Dajjal/ilustrasi. Daerah Khurasan lokasi munculnya Dajjal adalah Iran masa kini

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA— Kemunculan Dajjal menjadi tanda akan terjadinya kiamat kubro. Pada hari kiamat umat Muslim akan dipimpin oleh Imam Mahdi bersama Nabi Isa bertempur dengan Dajjal yang memimpin kaum Yahudi dan sekutunya. Lalu, di mana persisnya daerah kemunculan Dajjal? 

Banyak hadits yang menginformasikan tentang lokasi kemunculan Dajjal di akhir zaman. Misalnya hadits yang diriwayatkan dari Abi Bakar Ash Shiddiq, Rasulullah SAW bersabda:

Baca Juga

الدَّجَّالُ يَخْرُجُ مِنْ أَرْضٍ بِالمَشْرِقِ يُقَالُ لَهَا: خُرَاسَانُ

“Dajjal keluar dari daerah di sebelah Timur, namanya Khurasan.” (HR Ahmad 33, Tumudzi 2237, Ibnu Majah 4072, disahihkan Syuaib al-Arnauth). Lalu, diperkuat dengan riwayat lain dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda:

 

يَخْرُجُ الدَّجَّالُ مِنْ يَهُودِيَّةِ أَصْبَهَانَ، وَمَعَهُ سَبْعُونَ أَلْفًا مِنَ الْيَهُودِ

“Dajjal akan keluar dari daerah Yahudiyah Ashbahan. Dia bersama 70 ribu orang Yahudi.” (HR Ahmad 13344, Abu Ya’la al-Mushili dalam Musnadnya 3639, dan dihasankan Syuaib al-Arnauth).

Di mana Ashbahan itu? Wisnu Sasongko dalam bukunya berjudul Armageddon Peperangan Akhir Zaman menjelaskan bahwa secara geografis, Ashbahan terletak di Provinsi Isfahan di Iran modern. Tepatnya di sebelah barat Provinsi Khurasan. 

Di Provinsi Isfahan juga terdapat kota yang bernama Isfahan. Menurut Abu Nu'aim, salah satu desa yang masuk dalam daerah Isfahan ada yang bernama Al Yahuddiyyah karena penduduknya khusus orang Yahudi sampai zaman Ayyub bin Ziyad penguasa Mesir pada masa Khalifah Al Mahdi Ibnul Manshur Al Abbasi. Pada zaman itu kaum Muslimin mulai masuk ke desa itu sehingga orang-orang Yahudi terdesak. 

Pada waktu penaklukan Persia oleh Khalid bin Walid dan Sa'ad bin Abi Waqqash, pada sahabat menjumpai komunitas Yahudi di Persia. Para tentara Islam setempat bertemu dengan komunitas Yahudi tersebut. 

Abu Nu'aim meriwayatkan dalam buku yang berjudul Tarikh Ashbahan, “Ketika kami menaklukan Ashbahan, maka jarak antara laskar kami dengan Yahudi hanya satu farsakh. Kami mendatangi tempat itu dari arah yang sesuai dengan pilihan kami. Pada suatu hari saya datang ke sana, ternyata orang-orang Yahudi sedang berpesta dan memukul gendang. Lalu, saya bertanya pada teman saya dari golongan mereka. Kemudian dia menjawab: “Raja kami yang kami minta pertolongan untuk mengalahkan bangsa Arab sedang tiba ….” 

Wisnu mengatakan, teks di atas menunjukkan bahwa komunitas Yahudi di Isfahan atau Ashbahan masih ada. Dalam episode akhir zaman, sebagian mereka akan mendukung Dajjal, menyelamatkan Dajjal serta merawatnya, yaitu setelah Dajjal mengalami cacat dalam Armageddon I (al-Malhamah dengan keluarnya dukhan). 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement