Jumat 10 Nov 2023 12:18 WIB

Jawaban Sultan Ottoman Ketika Zionis Minta Orang Yahudi Pindah ke Palestina

Rakyat Palestina tidak akan melupakan peran Inggris dalam menentukan nasib mereka.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Ani Nursalikah
Pengungsi Palestina menyusul Perang Arab-Israel 1948
Foto: city-journal.org
Pengungsi Palestina menyusul Perang Arab-Israel 1948

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengutuk demonstrasi yang dijadwalkan digelar di London. Jadwal demonstrasi ini bertepatan dengan Hari Gencatan Senjata untuk menentang genosida yang dilakukan pendudukan Israel di Jalur Gaza.

Di sisi lain, polisi London memutuskan mengizinkan demonstrasi pada saat penyelenggara dari Kampanye Solidaritas Palestina (PSC) menegaskan demonstrasi tersebut tidak akan bertentangan dengan kegiatan memperingati Hari Gencatan Senjata di kota Westminster.

Baca Juga

Peringatan Hari Gencatan Senjata, yang jatuh pada setiap 11 November akan diadakan pada Ahad, 12 November 2023 di Whitehall, pusat kota London. Adapun hari pelaksanaan demonstrasi mendukung Palestina dilakukan pada 11 November 2023.

BACA JUGA: Doa Qunut Nazilah untuk Warga Palestina yang Berada dalam Peperangan

 

Hari Gencatan Senjata dianggap sebagai hari libur nasional di Prancis, Belgia, Selandia Baru, dan Serbia, selain Amerika Serikat dan negara-negara Persemakmuran. Hari Gencatan Senjata dirayakan memperingati gencatan senjata yang mengakhiri Perang Dunia I dan ditandatangani oleh Sekutu dengan Jerman di kota Compiègne, Prancis.

Lantas pertanyaannya, apa hubungan antara Hari Gencatan Senjata dan perang di Gaza saat ini? Jawabannya terletak pada peran Perang Dunia I dan sejauh mana dampaknya terhadap perpecahan di Timur Tengah.

Pada Desember 1917...

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement