Ahad 03 Oct 2021 17:34 WIB

Keutamaan Al Muawwidzatain, 2 Surat Pelindung dan Caranya

Surat Al Falaq dan An Nas sangat baik dibaca sebelum tidur

Rep: Rossi Handayani/ Red: Nashih Nashrullah
Surat Al Falaq dan An Nas sangat baik dibaca sebelum tidur. Surat Al-Falaq dan An-Naas
Foto: Republika/ Nashih Nashrullah
Surat Al Falaq dan An Nas sangat baik dibaca sebelum tidur. Surat Al-Falaq dan An-Naas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ada banyak ritual yang dilakukan Rasulullah SAW menjelang tidur. Salah satunya adalah membaca dua surat pelindung (al muawwidzatain) yaitu Al Falaq dan An Nas beserta surat Al Ikhlas.  

Apa keutaman dua surat pelindung tersebut? Terdapat keutamaan dalam surat al muawwidzatain yakni surat Al Falaq dan An Nas?

Baca Juga

Dikutip dari buku Tajwid Lengkap Asy-Syafi'i karya Abu Ya'la Kurnaedi, Rasulullah ﷺ bersabda: 

قد أنزل الله علي آ يات لم ير مثلهن قط (قُلۡ اَعُوۡذُ بِرَبِّ الۡفَلَقِۙ) (قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ) "Sesungguhnya Allah menurunkan kepadaku ayat-ayat yang belum pernah terlihat, seperti ayat berikut:

Qul a'udzu bi Rabbil falaq dan Qul a'udzu bi Rabbin nas (surat Al Falaq dan An Nas)." (Sahih At Tirmidzi dari Uqbah bin Amir). Dinukilkan dari Ummul Mukminin Aisyah RA:

عَنْ عَائِشَةَ رضي الله تعالى عنها-: «أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ وَقُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ وَقُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوَجْهِهِ وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ

"Bahwasanya apabila hendak tidur setiap malam, Nabi ﷺ menggabungkan kedua telapak tangannya, kemudian beliau melakukan nafts (meniup) pada kedua telapak tangannya, lalu beliau membaca surat Al Ikhlash dan al Muawidzatain pada kedua telapak tangannya, lantas beliau mengusapkan dengan keduanya apa yang bisa digapai dengan keduanya kepada jasad (anggota tubuh). Beliau memulai (mengusap) dari kepalanya, wajahnya, dan bagian depan tubuhnya. Beliau melakukannya tiga kali." (HR Bukhari dari Aisyah). 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement