Ahad 07 Feb 2021 07:26 WIB

Ejekan Abu Jahal Perkara Pohon yang Keluar dari Dasar Neraka

Abu Jahal kerang menghalangi dakwah Islam.

Rep: Imas Damayanti/ Red: Ani Nursalikah
Ejekan Abu Jahal Perkara Pohon yang Keluar dari Dasar Neraka
Foto: Pixabay
Ejekan Abu Jahal Perkara Pohon yang Keluar dari Dasar Neraka

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perlakuan Abu Jahal terhadap dakwah Nabi Muhammad SAW selalui tak baik. Ia kerap menghalang-halangi, menolak, hingga melakukan hal-hal buruk kepada umat Islam.

Salah satu contohnya adalah dengan mengejek Nabi muhammad perkara pohon yang keluar dari dasar neraka. Imam As-Suyuthi dalam kitab Asbabun Nuzul menjelaskan bagaimana sikap Abu Jahal ketika mengejek Nabi Muhammad.

Baca Juga

Hal ini sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dari Qatadah, ia bercerita mengenai Abu Jahal. Dalam redaksinya, Abu Jahal berkata: “Kawan setiamu ini (Nabi Muhammad) menganggap di neraka ada sebuah pohon. Padahal sebagaimana kita ketahui, api dapat memusnahkan pohon. Kami sesungguhnya tak mengenal az-zaqqum (pohon di neraka yang buahnya akan dimakan oleh penghuninya), kecuali yang kami ketahui bahwa az-zaqqum itu adalah kurma dan mentega,”.

Atas peristiwa ini, Allah SWT pun menurunkan wahyu sebagaimana yang diabadikan dalam Alquran Surah As-Shaffat ayat 64: “Innaha syajaratun takhruju fi ashlil-jahim,”. Yang artinya: “Sesungguhnya ia adalah sebatang pohon yang keluar dari dasar neraka yang menyala,”.

Dan salah satu kuasa Allah yang mutlak adalah menempatkan hamba-hamba-Nya yang zalim ke neraka. Abu Jahal sendiri sebagaimana yang diamini oleh para ulama dalam literatur Islam adalah ahli neraka. Barangkali di neraka, Abu Jahal telah bertemu dengan az-zaqqum yang disampaikan Nabi lalu ia ejek.

 

Piala Dunia U-17 Indonesia mulai berlangsung sejak 10 November hingga 2 Desember 2023. Segera beli dan dapatkan tiket resmi pertandingan Piala Dunia U-17 di Jakarta, Bandung, Solo, dan Surabaya
di laman https://www.tickets-u17worldcup.com/matches

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement