Kamis 16 Nov 2023 07:36 WIB

Kisah Menggugah Hati dari Palestina: Maryam Bertemu Malaikat Jibril

Malaikat Jibril mengabarkan Maryam akan mengandung seorang putra.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Erdy Nasrul
Orang berdoa (ilustrasi)
Foto:

Terkait posisi tempat menyendirinya Maryam ada pendapat bahwa arah Timur Baitul Muqadas dipilih karena adalah arah terbitnya matahari setiap hari. Itu bermakna kesucian dan kecemerlangan.  

فَاتَّخَذَتْ مِنْ دُونِهِمْ حِجَابًا فَأَرْسَلْنَا إِلَيْهَا رُوحَنَا فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرًا سَوِيًّا

Artinya: maka ia membuat penghalang (yang melindunginya) dari orang-orang. Lalu (dalam keadaan itu) Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. (Surat maryam ayat 17) 

Pada ayat ini Maryam membuat hijab atau penghalang agar orang-orang tidak bisa melihatnya. Tujuannya agar konsentrasi beribadah kepada Allah dan tidak terlihat, dan terpengaruh oleh orang lain. Dalam kondisi tersebut Allah mengutus malaikat yang mewujud manusia yang sempurna.  

Ada pendapat yang menyebutkan bahwa roh yang dimaksud dalam ayat itu adalah roh Nabi Isa Alaihi salam yang kelak menjadi anaknya. Dalinya bahwa Allah menciptakan terlebih dulu roh dari jasad. Namun pendapat yang kuat di kalangan mufasir yang dimaksud roh disitu adalah malaikat Jibril yang menjelma manusia.  

 

Lihat halaman berikutnya >>>

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement