Senin 21 Aug 2023 07:39 WIB

Perempuan dan Laki-laki yang Paling Dicintai Nabi Muhammad, Siapa Saja?

Nabi Muhammad punya cara tersendiri membahagiakan keluarganya.

Rep: Rossi Handayani/ Red: Erdy Nasrul
Infografis Tuntunan Nabi Muhammad Ketika Bertemu Anak Kecil
Foto: Republika.co.id
Infografis Tuntunan Nabi Muhammad Ketika Bertemu Anak Kecil

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Orang yang paling dicintai oleh Nabi Muhammad dari kalangan perempuan yakni istrinya, Aisyah radhiyallahu’anha, sementara dari Laki-laki yakni sahabat Abu Bakar radhiyallahu anhu. 

Seperti dikutip dari buku The Wonderful Ummahatul Mukminim oleh Erlan Iskandar ,Aisyah sangat disayangi oleh Nabi. Suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya, 

Baca Juga

 أي الناس أحب إليك؟ قال: «عائشة».فقلت: من الرجال؟ فقال: «أبوها»

“Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling engkau cintai?” Beliau menjawab, “Aisyah.” Amr pun bertanya, “Kalau dari laki-laki?” Beliau menjawab, “Bapaknya (yaitu Abu Bakar As Siddiq).” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mengajak Aisyah untuk lomba lari. Saat itu, Aisyah yang menang. Beberapa waktu kemudian, Nabi mengajak Aisyah, yang sudah mulai menggemuk badannya, untuk kembali lomba lari. Kali ini, Aisyah yang kalah. Peristiwa ini menunjukkan indahnya rumah tangga Rasulullah. Beliau begitu sayang kepada Aisyah.

Kejadian lain yang menjadi bukti kalau Nabi sangat sayang kepada Aisyah adalah disaat Nabi shallalahu 'alaihi wa sallam hendak wafat. Beliau memilih tinggal di tempat Aisyah, hingga meninggal di atas pangkuan Aisyah.

Aisyah merupakan istri Nabi yang paling muda. Ia satu-satunya istri yang dinikahi ketika masih gadis. Aisyah dinikahi Nabi ketika berusia enam tahun. Namun, ia mulai hidup mendampingi Nabi ketika ia sudah berusia baligh, yakni sekitar usia sembilan tahun.

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menikahi Aisyah yang masih berumur belia berdasarkan wahyu dari langit. Nabi bermimpi selama tiga malam dan diperlihatkan wajah Aisyah oleh Malaikat JIbril. Lantas Malaikat Jibril berkata,

"Ini adalah istrimu." (HR. Bukhari dan Muslim)

Pernah juga, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata kepada Aisyah,

"Engkau adalah istriku di dunia dan di akhirat." (HR. Hakim)

Rumah tangga Nabi dan Aisyah berlangsung selama delapan tahun Lima bulan hingga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggal dunia pada tahun 11 H, saat Aisyah baru berumur 18 tahun.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement