Rabu 28 Jun 2023 09:39 WIB

Mengapa Nabi Ibrahim Termasuk Ulul Azmi? Ini 4 Cobaan yang Beliau Terima

Nabi Ibrahim adalah sosok yang tegar menghadapi cobaan dan ujian

Rep: Muhyiddin / Red: Nashih Nashrullah
Suasana di sekitar Kabah di dalam Masjidil Haram (ilustrasi). Nabi Ibrahim adalah sosok yang tegar menghadapi cobaan dan ujian
Foto: Republika/Fuji Eka Permana
Suasana di sekitar Kabah di dalam Masjidil Haram (ilustrasi). Nabi Ibrahim adalah sosok yang tegar menghadapi cobaan dan ujian

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA –  Hamba dan kekasih Allah SWT yang memiliki keteguhan iman yang sangat kuat disebut ulul azmi. Ini adalah gelar kedudukan yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya dengan ujian yang sangat besar dan mampu melewati dengan kesabaran dan keimanan.

Salah satu hamba Allah SWT yang mendapat gelar ulul azmi  adalah Nabi Ibrahim As yang dikenal juga sebagai Abu al-Anbiya (Bapak para nabi). 

Baca Juga

Disebut demikian karena Nabi Ibrahim mempunyai banyak keturunan yang menjadi seorang nabi, seperti Nabi Ishaq, Nabi Yaqub, Nabi Yusuf, Nabi Ismail, dan Nabi Muhammad SAW.

Cobaan yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Ibrahim begitu berat sehingga, gelar yang diberikan Allah kepadanya begitu tinggi karena ketaatan, keihlasan dan keimanan yang tinggi yang dimiliki Nabi Ibrahim menjadi ulul azmi. 

 

Banyak pelajaran yang dapat kita petik dari kisah Nabi Ibrahim dalam menghadapi ujian yang datangnya dari AllahSWT.

Setidaknya ada empat ujian yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Ibrahim As. Hal ini disebagaimana dijelaskan di dalam buku “Buku Pintar Puasa Ramadhan, Zakat Fitrah, Idul Fitri, Idul Adha, Maulid Nabi” karya Abul Abbas Zain Musthofa al-Basuruwani.

1. Dibakar Raja Namrud

Nabi Ibrahim lahir di Fadan Aram Irak, di tengah kaum penyembah berhala, termasuk ayahnya sendiri, Tarah yang bergelar Azar (nama berhala). Sedangkan rajanya bernama Namrud.  Nabi Ibrahim As mengajak ayahnya untuk beriman, tapi justru ia berkata,

Baca juga: Terpikat Islam Sejak Belia, Mualaf Adrianus: Jawaban Atas Keraguan Saya Selama Ini

“Apakah kamu membenci tuhan-tuhanku, wahai Ibrahim?” jika kamu tidak berhenti, maka sungguh aku akan merajammu, dan tinggalkanlah aku untuk waktu yang lama.”

Kemudian, Nabi Ibrahim menghancurkan patung berhala mereka. Karena itu, Raja Namrud akhirnya memerintahkan rakyatnya untuk membakar Nabi Ibrahim hidup-hidup.

Namun, api yang berkobar yang hendak membakar nabi Ibrahim...

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement