Kamis 08 Jun 2023 04:05 WIB

Lima Dampak Perbuatan Zina

Zina merupakan salah satu dosa besar.

Rep: Muhyiddin/ Red: Ani Nursalikah
Ilustrasi berzina. Lima Dampak Perbuatan Zina
Foto: www.rawpixel.com
Ilustrasi berzina. Lima Dampak Perbuatan Zina

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perbuatan zina dilarang keras dalam agama Islam karena merupakan salah satu dosa besar yang dapat mendatangkan siksaan bagi pelakunya. Secara tegas Allah telah melarangnya di dalam Alquran dan Rasulullah melalui haditsnya.

Allah SWT melarang perbuatan zina sebagaimana yang tercantum dalam Alquran Surat Al-Isra ayat 32 yang berbunyi:

Baca Juga

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً ۗوَسَاۤءَ سَبِيْلًا

Artinya: "Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk." (QS Al-Isra' Ayat 32).

 

Dari ayat tersebut sudah jelas mendekati zina saja sudah dilarang, apalagi jika melakukan perbuatan ziba itu sendiri. Karena, zina merupakan perbuatan yang keji dan buruk.

Selain mendatangkan dosa besar, zina juga dapat menimbulkan banyak kemudharatan lainnya. Lalu, apa saja dampak perbuatan zina tersebut?

Seperti dijelaskan dalam buku digital Jangan Dekati Zina karya Hafidz Muftisany, berikut lima dampak zina.

Lima Dampak Zina

1. Merusak garis keturunan

Anak yang lahir dari hubungan perzinahan tidak bisa mendapatkan nasab atau garis keturunan dari ayah kandungnya atau ayah biologisnya. Sehingga, ayah kandungnya tidak diperkenankan menjadi wali dan memberikan hak waris kepada anak-anaknya yang lahir tersebut.

Maka, hubungan nasab atau garis keturunan, perkara nikah, wali nafaqah, dan waris adalah tanggung jawab ibu dan keluarga ibunya. Sementara, nasab dari pihak ayah biologisnya telah terputus.

2. Menimbulkan kegelisahan di masyarakat

Pelaku zina tentu akan malu jika ketahuan sampai hamil dan menjadi aib bagi dirinya maupun keluarganya bahkan masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya. Dengan perbuatan zina itu akan menimbulkan kegelisahan di dalam masyarakat karena kehormatan yang ternodai.

3. Merusak ketenangan hidup berumah tangga

Jika zina yang dilakukan adalah zina muhsan, di mana dilakukan oleh pasangan yang sudah menikah, tentu saja hal tersebut dapat merusak ketenangan hidup dalam rumah tangga. Istri atau suami merasa tidak terima jika pasangannya selingkuh atau berhubungan dengan wanita atau laki-laki lain.

4. Menimbulkan penyakit menular

Hubungan zina bisa menyebabkan gangguan penyakit kelamin. Apalagi jika pelaku zina sering bergonta-ganti pasangan yang tidak tahu apakah pasangan tersebut membawa penyakit atau tidak.

Zina yang menyebar di masyarakat bisa menyebabkan berkembangnya penyakit kelamin seperti raja singa atau sipilis, HIV AIDS yang menghancurkan sistem kekebalan tubuh, dan lainnya.

5. Mendapat balasan di akhirat

Para pelaku zina kelak di akhirat akan dihadapkan pada orang yang dizinainya untuk diambil pahala kebaikannya, sehingga tidak ada tersisa sedikit pun kebaikan bagi orang yang menzinai tersebut. Jika semua amal sholehnya diambil, maka kelak di akhirat mereka akan menjadi orang yang bangkrut.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement