Rabu 12 Apr 2023 11:27 WIB

Allah Menciptakan Nur Muhammad SAW Sebelum Alam Semesta Beserta Isinya?

Allah SWT memuliakan nur Nabi Muhammad SAW sebelum terlahir di muka bumi

Rep: Andrian Saputra / Red: Nashih Nashrullah
Nabi Muhammad (ilustrasi). Allah SWT memuliakan nur Nabi Muhammad SAW sebelum terlahir di muka bumi
Foto: Republika
Nabi Muhammad (ilustrasi). Allah SWT memuliakan nur Nabi Muhammad SAW sebelum terlahir di muka bumi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Jauh sebelum alam semesta dan isinya diciptakan, Allah SWT telah lebih dulu menciptakan nur nabi Muhammad SAW. 

Keterangan ini bisa kita dapatkan dalam kitab Daqaiq al-Akhbar karya syekh Abdurrahim bin Ahmad yakni pada bab awal tentang penciptaan ruhul a'zhom atau ruh yang agung yakni nur Nabi Muhammad SAW. 

Baca Juga

Dijelaskan bahwa Allah SWT menciptakan pohon keyakinan (syajarotul yaqin) yang mempunyai empat cabang. 

Lalu Allah SWT menciptakan Nur Nabi Muhammad SAW di dalam tirai mutiara putih yang seperti burung merak. 

 

وهو نور سيدنا وبينا محمد عليه الصلاة والسلام قد جاء في الخبر أن الله تعالى خلق شجرة لها أربعة أغصان فسماها شجرة البقين . ثم خلق نور محمد في حجاب من درة بيضاء كمثل الطاوس

“Adapun ruhul a'zhom itu nurnya Sayidina wa Nabiyyina Muhammad SAW.  Sungguh telah datang di dalam sebuah riwayat, bahwa sesungguhnya Allah ta'ala menciptakan pohon,  pohon itu ada empat cabang. Dan  Allah menanami pohon itu, syajaratul yaqin. Kemudian Allah SWT menciptakan nur Nabi Muhammad SAW di dalam suatu tabir/hijab/tirai intan mutiara yang putih seperti burung merak (at-thuwas).”  

Setelah itu Allah SWT meletakan at-thuwas itu di atas pohon keyakinan itu. Maka at-thuwas itu pun lalu bertasbih di atas pohon keyakinan itu selama 70 ribu tahun.  

Syekh Abdurrahim bin Ahmad menjelaskan kemudian Allah SWT menciptakan cermin kehidupan (miratul hayat).

Baca juga: Yang Terjadi Terhadap Tentara Salib Saat Shalahuddin Taklukkan Yerusalem

Cermin itu lalu diletakkan di hadapan at-thuwas. Maka ketika at-thuwas itu melihat ke cermin kehidupan, dia melihat bentuknya dengan bentuk yang sebagus-bagusnya dan seindah-indahnya bentuk. 

Lalu at-thuwas itu pun malu kepada Allah SWT sehingga menetes dari dahinya enam tetesan yang menciptakan sahabat Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, bunga mawar dan padi.  

فاستحي من الله تعالى فعرق فقطر منه ست قطرات . فخلق الله تعالى من القطرة الأولى أبا بكر . ومن القطرة الثانية عمر رضي الله عنه . ومن القطرة الثالثة عثمان رضي الله عنه . ومن القطرة الرابعة عليا رضي الله عنه . ومن القطرة الخامسة الورد . ومن القطرة السادسة الأرز .

“Maka malu at-thuwas kepada Allah ta'ala. Maka berkeringat at thuwas karena malu, sehingga menetes keringat dari dahinya sebanyak enam tetesan. Maka Allah SWT menciptakan dari tetesan yang pertama Abu Bakar, dan dari tetesan kedua Umar  radhiyallahu anhu, dan dari tetesan ketiga Utsman radiyallahu anhu, dan dari tetesan keempat Ali radhiyallahu anhu, dan dari tetesan kelima bunga mawar, dan dari tetesan keenam beras. Wallahu'alam    

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement