Rabu 12 Oct 2022 07:30 WIB

Said Nursi: Ahlul Bait Miliki Loyalitas Kuat Terhadap Islam

Loyalitas terhadap Islam disebut Said Nursi dimiliki Ahlul Bait.

Rep: Muhyiddin/ Red: Muhammad Hafil
Said Nursi: Ahlul Bait Miliki Loyalitas Kuat Terhadap Islam. Foto:  Nabi Muhammad (ilustrasi)
Foto: Dok Republika
Said Nursi: Ahlul Bait Miliki Loyalitas Kuat Terhadap Islam. Foto: Nabi Muhammad (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Ulama dan cendikiawan asal Turki, Badiuzzaman Said Nursi mengatakan, hikmah yang bisa dipetik dari keinginan Nabi Muhammad SAW untuk mengumpulkan seluruh umatnya di sekitar ahlul bait adalah karena beliau mengetahui—dengan izin ilahi—bahwa keturunan ahlul bait akan bertambah banyak seiring dengan perjalanan waktu, sementara Islam akan kembali melemah.

Dengan kondisi semacam itu, menurut di, harus ada komunitas yang saling mendukung dan saling menopang dalam jumlah dan kekuatan besar guna menjadi pusat dan sentral dunia Islam secara moral.

Baca Juga

“Atas izin ilahi, Rasul telah mengetahui hal itu. Maka, beliau menginginkan umatnya berkumpul di sekitar keturunannya,” kata Nursi dalam bukunya yang bejudul Al-Lama'at terbitan Risalah Nur Press, halaman 38-39.

Meskipun ada individu-individu dari kalangan ahlul bait yang tidak lebih unggul dari yang lainnya dalam masalah iman dan keyakinan, namun mereka adalah orang-orang yang jauh lebih dulu tunduk, berkomitmen, dan mendukung Islam.

Sebab, menurut Nursi, secara fitrah, tabiat, dan keturunan, mereka memang telah loyal terhadap Islam. Loyalitas alamiah tersebut tak pernah hilang walaupun berada dalam kondisi lemah, tak dikenal, atau bahkan walaupun berada dalam kebatilan.

“Jika demikian, bagaimana dengan loyalitas terhadap sebuah hakikat yang dimiliki oleh nenek moyang mereka, yang demi hakikat tersebut mereka rela mengorbankan jiwanya hingga memperoleh kemuliaan?,” tanya Nursi.

Menurut Nursi, hakikat tersebut benar-benar berada dalam puncak kekuatan, kemuliaan, dan di atas kebenaran. Maka, mungkinkah orang yang secara spontan merasakan kebenaran loyalitas alamiah tersebut akan meninggalkannya?

“Dengan komitmen fitri mereka yang sangat kuat terhadap Islam, ahlul bait memandang sebuah petunjuk Islam yang sederhana sekalipun sebagai bukti yang kuat. Sebab, secara fitrah, mereka memang telah memiliki loyalitas terhadap Islam. Adapun orang lain, mereka baru memberikan komitmen setelah adanya bukti yang kuat,” jelas Nursi.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement