Kamis 17 Jun 2021 15:28 WIB

Bolehkah Membenci atau Memusuhi Semua Yahudi?  

Islam tidak mengajarkan kebencian terhadap Yahudi secara membabi-buta.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Nashih Nashrullah
Islam tidak mengajarkan kebencian terhadap Yahudi secara membabi-buta. Para penganut Yahudi di Tembok Ratapan (ilustrasi)
Foto:

Ustadz Syahrullah mengutip Muhammad Sayyid Thanthawi dalam bukunya Banu Isra’il fi al-Qur’an menyebut alasan lain bahwa sejarah Bani Israil adalah berpindah-pindah dari satu wilayah ke wilayah lain untuk mencari penghidupan. Awalnya, mereka bermukim di padang sahara, kemudian berpindah. 

Ibariniyyun dari kata abara yang berarti melintasi satu wilayah ke wilayah lain. Begitu gambaran awal dari Bani Israil. Persoalannya, apakah negara Israel sekarang ini itu juga yang disebutkan Alquran atau bukan?  

"Tentu, kita harus objektif melihat persoalan ini bahwa Israel yang berkonflik dengan Palestina sekarang adalah sebuah negara bentukan beberapa puluh tahun belakangan, sedangkan Bani Israil yang dibicarakan dalam Alquran itu sudah hadir jauh sebelum kenabian Muhammad SAW," ujar Ustadz Syahrullah menjelaskan kepada Republika.co.id beberapa waktu lalu. 

Dia menjelaskan, Bani Israil juga dinamai Yahudi yang makna bahasanya adalah tobat atau berarti kembali. Ini didasarkan pada Surat al Araf ayat 156. 

Pendapat yang masyhur menyatakan bahwa kata "Yahudi" terambil dari nama salah seorang putra Nabi Yakub ibn Ishaq yang bernama Yahudza. Terkait Yahudi dalam Alquran terulang sebanyak 22 kali dalam 21 ayat dan sembilan surat Alquran.  

Rinciannya adalah kata hadu sebanyak sepuluh kali, kata hudan sebanyak tiga kali, dan kata yahud terulang sebanyak sembilan kali. Ketiga istilah tersebut berbeda konteks penyebutannya dalam Alquran. Kata Yahud lebih berkonotasi negatif yang dikecam oleh sekian banyak ayat Alquran disebabkan oleh kedurhakaan dan sikap melampaui batas. 

Secara global, Alquran menggambarkan Bani Israil dalam tiga konteks, yaitu memperoleh karunia, pembangkangan, dan balasan. Bani Israil memperoleh kelebihan di antaranya terselamatkan dari kekejaman Firaun, diutusnya banyak rasul dari golongan mereka, diturunkannya kitab Taurat melalui Nabi Musa AS, kelebihan kaumnya pada masanya, dan selainnya. Namun, Alquran juga menggambarkan sifat buruk dari kaum Yahudi, seperti melanggar perjanjian, membunuh nabi mereka, dan selainnya.   

sumber : Harian Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement