Selasa 14 May 2024 10:44 WIB

Kunci Meraih Kebahagiaan

Kebahagiaan yang sesungguhnya berasal dari kedekatan dengan Allah.

Rep: mgrol151/ Red: Erdy Nasrul
Kebahagiaan (ilustrasi)
Foto: salon.com
Kebahagiaan (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak manusia menganggap kebahagiaan sebagai keadaan di mana semua masalah seolah-olah menghilang. Namun, kebenaran yang sejati adalah bahwa kehidupan ini selalu akan hadir dengan tantangan dan masalah. 

Bahagia bukan tentang kebebasan dari masalah, melainkan tentang bagaimana seseorang menanggapi dan menjalani hidup dalam kedekatan dengan Allah, meskipun banyak masalah yang menghadang.

Baca Juga

Kebahagiaan yang sesungguhnya berasal dari kedekatan dengan Allah. Ketika manusia memperdalam hubungan dengan Allah, maka akan memperoleh kedamaian batin yang tidak tergoyahkan, bahkan ketika dunia di sekitar penuh dengan ketidakpastian dan kesulitan. 

Hal ini bukanlah tentang meniadakan masalah, melainkan tentang memiliki keyakinan yang kokoh bahwa Allah selalu bersama umat-Nya, dan membimbingnya melalui setiap cobaan.

Allah berfirman dalam Alquran bahwa Dia akan menguji manusia dengan berbagai cobaan. Hal ini menunjukkan bahwa masalah dan tantangan adalah bagian yang tak terhindarkan dari kehidupan manusia. Namun, Allah juga menjanjikan bahwa Dia tidak memberikan cobaan melebihi apa yang manusia mampu tanggung. 

Dengan kesabaran, keteguhan iman, dan kepercayaan pada-Nya, seseorang dapat menghadapi setiap ujian dengan tenang dan penuh kebahagiaan.

Sebagaimana dalam firman Allah Surat Ar-Ra’d yang berbunyi:

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ

(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. (QS. Ar-Ra'd: 28). 

Kunci untuk menemukan kebahagiaan sejati adalah mengubah cara memandang masalah. Alih-alih melihatnya sebagai penghalang yang menghalangi kebahagiaan, lihatlah mereka sebagai peluang untuk tumbuh dan berkembang, serta sebagai kesempatan untuk mendekatkan diri pada Allah. 

Oleh karena itu, setiap masalah adalah kesempatan untuk menguatkan iman dan meningkatkan hubungan dengan Allah SWT. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement