Rabu 08 May 2024 16:21 WIB

Ini Lima Profil Musisi Religi Indonesia Berikut Makna Lirik Lagu Islaminya

Indonesia memiliki sejumlah seniman yang menyanyikan lagu Islami.

Rep: Fuji E Permana/ Red: Muhammad Hafil
Grup musik legendaris Bimbo.
Foto: dok PDIP
Grup musik legendaris Bimbo.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Di Indonesia yang majemuk seakan polemik terkait permasalahan agama menjadi hal biasa yang terjadi. Menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkadang polemiknya tidak produktif, terlebih di zaman media sosial (medsos) banyak netizen berkomentar menjurus saling menjelekkan antar kelompok yang pro dan kontra. Baru-baru ini polemik tentang hukum Islam terkait musik dan lagu kembali ramai. 

Mengenai musik dan lagu, di Indonesia juga memiliki banyak musisi religi yang lagunya bernafaskan Islami. Bahkan banyak dari lirik lagunya yang memberi nasihat sebagaimana pendakwah atau dai memberi nasihat kepada masyarakat.

Baca Juga

Berikut ini lima musisi Indonesia beserta profil dan lagunya yang bernafaskan Islami serta makna lagunya.

1. Rhoma Irama

Siapa yang tidak kenal Haji Rhoma Irama, seorang penyanyi, musikus, penulis lagu, produser dan aktor Indonesia keturunan Sunda. 

Rhoma Irama lahir pada 11 Desember 1946 di Tasikmalaya, Jawa Barat. Musisi senior ini pada masanya digandrungi kaum ibu-ibu dan bapak-bapak, tidak sedikit anak muda yang juga menyukai karya Rhoma Irama.

Rhoma Irama yang mendirikan Soneta Group itu mendapat julukan Raja Dangdut. Kemudian sangat dikenal luas oleh masyarakat Indonesia khususnya sebagai penyai lagu religi yang bernafaskan Islami, tidak sedikit lagunya yang memberikan nasehat seperti laiaknya para dai berdakwah.

Misalnya lagu Rhoma Irama berjudul Judi:

Judi (judi), Menjanjikan kemenangan

Judi (judi), Menjanjikan kekayaan

Bohong (bohong)

Kalaupun kau menang, Itu awal dari kekalahan

Bohong (bohong)

Kalaupun kau kaya, Itu awal dari kemiskinan

Judi (judi), Meracuni kehidupan

Judi (judi), Meracuni keimanan

Pasti (pasti)

Kar'na perjudian

Orang malas dibuai harapan

Pasti (pasti)

Kar'na perjudian

Perdukunan ramai menyesatkan

Yang beriman bisa jadi murtad

Apalagi yang awam (oh-oh)

Yang menang bisa menjadi jahat

Apalagi yang kalah (oh-oh)

Yang kaya bisa jadi melarat

Apalagi yang miskin (oh-oh)

Yang senang bisa jadi sengsara

Apalagi yang susah (oh-oh)

Uang judi najis, tiada berkah

Demikian sebagian dari lirik lagu Rhoma Irama berjudul Judi yang masih relevan pada saat ini. Yakni di era digital saat banyak pecandu dan korban judi online.

2. Bimbo

Bimbo adalah sebuah grup musik asal Bandung Indonesia yang didirikan sekitar tahun 1966. 

Personel Bimbo di antaranya adalah Sam Bimbo, Acil Bimbo dan Jaka Bimbo. Kemudian seiring berjalannya waktu Bimbo menambah personelnya yakni Iin Parlina. Mereka semua adalah kaka beradik alias saudara.

Banyak tema lagu yang dinyanyikan Bimbo. Di antaranya cinta, satire sosial, dan lain sebagainya. Dalam perjalanannya, grup musik legendaris ini juga membuat lagu bertema religi dan bernafaskan Islami.

Sekitar tahun 90-an, masyarakat Indonesia setiap memasuki bulan Ramadhan biasanya selalu menemukan tayangan lagu Bimbo dalam siaran televisi pada masa itu.

Misalnya lagu Bimbo bernafaskan Islami dengan judul Tuhan:

Tuhan

Tempat aku berteduh

Di mana aku mengeluh

Dengan segala peluh

Tuhan

Tuhan Yang Maha Esa

Tempat aku memuja

Dengan segala doa

Aku jauh, Engkau jauh

Aku dekat, Engkau dekat

Hati adalah cermin

Tempat pahala dosa bertaruh

Demikian sebagian dari lirik lagu Bimbo berjudul Tuhan. Lirik ini seakan mengingatkan pendengar agar hanya memohon dan berdoa kepada Allah Yang Maha Esa. Masyarakat Indonesia yang panjang sejarah budayanya, terkadang tidak sedikit yang mendatangi dukun untuk meminta kekayaan, kesembuhan dan lain sebagainya. Lirik lagu Bimbo ini mengingatkan agar umat hanya meminta dan berdoa kepada Allah SWT sebagai bagian dari mentauhidkan Allah. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement