Jumat 29 Mar 2024 19:36 WIB

Kisah Amru bin Utbah Tetap Khusyuk Sholat Meski Dihampiri Singa

Tokoh Tabiin ini juga dikenal sebagai orang yang sangat pemurah.

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
Ilustrasi Sahabat Nabi
Foto: MgIt03
Ilustrasi Sahabat Nabi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Salah satu hamba saleh dari kalangan Tabi'in yang terkemuka adalah Amru bin Utbah bin Farqad as-Salami, sosok mulia yang dikenal tekun beribadah. Ia hidup pada periode awal para sahabat Rasulullah SAW.

Ahmad Musthafa Ath-Thahthawi dalam bukunya Shalat Orang-Orang Saleh mengatakan, Amru bin Utbah sempat menjaga kelompok pasukan mujahidin penunggang kuda pada hari yang sangat panas, namun ia dipayungi mendung di atasnya. Dalam keadaan demikian, ia shalat sambil dijaga anjing di sampingnya.

Baca Juga

Ia juga merupakan seorang Tabi'in terpercaya (tsiqah) yang meriwayatkan hadits dari beberapa orang sahabat. Ia meninggal dalam keadaan syahid pada masa pemerintahan Utsman bin al-Affan, kira-kira tahun 30 H.

Tokoh Tabi'in ini juga dikenal sebagai orang yang sangat pemurah. Ia mendapat warisan dari ayahnya, Abu ‘Utbah bin Farqad 70 ribu dirham. Dari jumlah ini, semuanya ia infakkan di jalan Allah SWT tanpa menyisakan satu dirham pun.

Al-A'masy bercerita: Saya pernah mendengar Amru bin Utbah berkata, "Aku memohon tiga hal kepada Allah SWT. Saat ini Allah SWT telah memberiku dua hal (dari ketiga permohonanku tadi), dan aku masih menanti (terkabulnya permintaanku) yang ketiga.

Aku memohon kepada-Nya agar menganugerahiku jiwa yang zuhud terhadap dunia sehingga aku tidak pernah mempedulikan nasibku yang akan datang dan yang telah lewat. Aku juga memohon kepada-Nya agar menguatkan diriku dalam melaksanakan shalat dan Dia pun memberikannya. Dan terakhir aku memohon kepadanya agar aku nanti dapat mati syahid. Inilah yang aku harapkan."

Diriwayatkan dari Hasan al-Fazari...

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement