Kamis 22 Feb 2024 16:05 WIB

Rahasia di Balik Keberkahan Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh keberkahan.

Rep: Mgrol150/ Red: Muhammad Hafil
Puasa Ramadhan (ilustrasi).
Foto: www.freepik.com
Puasa Ramadhan (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh keberkahan bagi semua umat muslim. Bulan suci yang dapat menghapus semua dosa tanpa melihat kebaikan dan keburukan seseorang. Terdapat rahasia di balik segala keberkahannya untuk orang yang ingin memohon ampun kepada Allah SWT.

“Ketika memasuki Ramadhan menariknya nanti yang sholeh pun akan terus meningkatkan kesholehannya yang taat terus mendekat kepada Allah SWT. Jadi, banyak sahabat – sahabat juga berkonsultasi pada Rasulullah itu menjelang Ramadhan, memburu apa yang kira – kira disampaikan nabi, diberikan petunjuk untuk mendekat kepada Allah,” kata Ustadz Adi Hidayat, dikutip dari Youtube Pribadinya, Adi Hidayat Official, Kamis (22/02/2024).

Baca Juga

Tidak hanya pada level sahabat – sahabat Nabi Muhammad SAW yang mendekatkan diri kepada Allah SWT seperti Imam Bukhari, Imam Ahmad, dan ulama - ulama seterusnya yang meningkatkan ketaatan mereka saat Ramadhan.

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, bahwa para ulama meningkatkan ibadah mereka pada bulan Ramadhan dan sangat sedikit dari mereka yang mengajar. Setelah 11 bulan fokus mengajar sebulannya fokus membangun ketaatan, kembali kepada Allah SWT.

“Karena Ramadhan terbuka untuk semua hamba bukan yang taat saja, pelaku maksiat pun dibuka pintu untuk kembali, untuk taubat, untuk mendekat,” kata Ustadz Adi Hidayat.

Seperti yang dikatakan pada surat Az – Zumar ayat 53 :

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ

اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Artinya : "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Ustadz Adi Hidayat mengatakan, bahwa seburuk – buruknya manusia melakukan sebuah perilaku yang salah, kasih sayang Allah SWT akan selalu melekat pada dirinya sebelum nyawanya sampai ke kerongkongan. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement