Rabu 21 Feb 2024 20:13 WIB

Apa Saja Warna Favorit Rasulullah SAW? Begini Penjelasan Imam Al Ghazali

Rasulullah SAW sebagaimana manusia biasa juga punya warna favorit

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Nashih Nashrullah
Nabi Muhammad (ilustrasi). Rasulullah SAW sebagaimana manusia biasa juga punya warna favorit
Foto: Dok Republika
Nabi Muhammad (ilustrasi). Rasulullah SAW sebagaimana manusia biasa juga punya warna favorit

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Setiap orang mempunyai warna kesukaan sendiri-sendiri dalam hal memilih pakaian. Ada yang menyukai warnau biru, putih, hijau, merah, kuning dan hitam. Rasulullah SAW juga mempunyai warna kesukaan dalam memilih pakaian.

Imam Al-Ghazali dalam Ihya 'Ulumudin mengungkapkan apa warna kesukaan Rasulullah. Menurut Al-Ghazali Rasulullah SAW menyukai warna putih meskipun pakaian warna hijau juga menyenangkan bagi Rasulullah SAW sehingga Dia kebanyakan berpakaian berwarna putih dibandingkan warna lainnya. Rasulullah bersabda: 

Baca Juga

الْبَسُوا مِنْ ثِيَابِكُمُ الْبَيَاضَ فَإِنَّهَا خَيْرُ ثِيَابِكُمْ وَكَفِّنُوا فِيهَا مَوْتَاكُمْ

“Pakailah pakaian putih karena pakaian seperti itu adalah sebaik-baik pakaian kalian dan kafanilah mayit dengan kain putih pula” (HR Abu Daud no 4061, Ibnu Majah no 3566 dan An Nasai no 5325. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan). Sabda tersebut menegaskan bagaimana Rasulullah SAW senang warna pakaian putih.

Al-Ghazali menambahkan Rasulullah SAW juga senang menggunakan pakaian qaba' (sejenis jubah panjang) dalam perang. 

Pakaian Rasulullah tinggi hingga di atas kedua mata kaki. Dan Rasulullah memiliki satu potong baju yang dicelup dengan safron.

Menurut Al-Ghazali, Rasulullah SAW juga mempunyai dua pakaian khusus untuk shalat Jumat, selain pakaian sholat di luar Jumat. 

Dan terkadang Rasulullah SAW juga memakai sehelai kain sarung yang dipakai istri-istrinya. Rasulullah pernah mempunyai pakaian hitam namun dihadiahkan kepada orang lain.

Rasulullah SAW juga pernah memakain cincin stempel di tangannya. Cincin yang berstempel itu digunakan ketika akan mengirim surat menyurat. Dia juga memakai tutup kepala baik dengan surban atau tidak. Dan tutup kepala itu terkadang ditaruh di hadapannya sebagai pembatas shalat.

Dan apabila Rasulullah SAW tidak memakai tutup kepala, kadangkala menutup kepala dengan penutup kain yang dibelitkan. Menurut Al-Ghazali, Rasulullah SAW tak segan membagikan pakaian bekasnya untuk orang miskin. Rasulullah bersabda: 

Baca juga:  5 Kunci Agar Rezeki yang Diperoleh Berkah di Dunia Menurut Alquran dan Hadits

"Apabila seorang Muslim memberikan pakaiannya (pakaian bekasnya) kepada Muslim lainnya, maka orang itu akan berada di dalam naungan Allah SWT selama pakaian itu dipakai oleh orang yang diberi, baik sewaktu hidup maupun sesudah mati."

Rasulullah juga menyukai memakai serban. Ada satu serban yang dinamakan as-Sahab (awan) yang kemudian diberikan kepada 'Ali Ra. Dan setiap berpakaian Rasulullah mempunyai adab yang tinggi dengan mulai memakainya dari sebelah kanan dan berdoa. 

photo
Empat Makna Penting dalam Ayat Laqod Jaakum terkait Nabi Muhammad - (Republika)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement