Senin 12 Feb 2024 20:50 WIB

Sunan Gresik Jadikan Pengelolaan Beras Sebagai Media Dakwah

Sunan Gresik membangun pertanian dan mengatasi krisis pangan masyarakat Jawa.

Rep: Muhyiddin/ Red: Ani Nursalikah
Masjid Sunan Giri Gresik,Jawa Timur.; Masjid di Gresik ;
Foto: republika
Masjid Sunan Giri Gresik,Jawa Timur.; Masjid di Gresik ;

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sunan Maulana Malik Ibrahim atau yang dikenal juga dengan Sunan Gresik merupakan salah satu anggota wali songo yang menyebarkan Islam di Tanah Jawa. Sunan Gresik dikenal sebagai penyebar Islam yang menjadikan pengelolaan beras sebagai media dakwah.

Misalnya, dalam memproduksi beras, Sunan Gresik membangun sistem irigasi. Hal ini dilakukan untuk mengatasi krisis pangan yang saat itu dialami masyarakat Jawa.

Baca Juga

Dalam perjalanan dakwahnya, Sunan Gresik tiba pertama kali di Pulau Jawa melalui pelabuhan Gresik pada 1392 Masehi. Dari sumber lain diketahui, bahwa ia tiba pertama kali di Desa Sembalo, dekat kawasan Leran.

Setelah sampai di sana, Sunan Gresik memulai kegiatan dakwahnya dengan membangun sebuah masjid yang berada di kampung Pasucinan Manyar. Setelah itu, ia membuka warung yang menyediakan rupa-rupa kebutuhan pokok bagi masyarakat. Dari warung inilah ia mulai dikenal masyarakat.

 

Banyak masyarakat yang mulai membeli kebutuhan di sana karena harganya murah, bahkan Sunan Gresik sering menggratiskan barang dagangannya kepada orang-orang yang betul-betul membutuhkan.

Namun, kedatangan Sunan Gresik...

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement