Senin 12 Feb 2024 11:20 WIB

Pesan Nabi Muhammad SAW tentang Pemenuhan Makanan Pokok

Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadits pernah menyinggung ihwal makanan pokok.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Muhammad Hafil
Ilustrasi kaligrafi Nabi Muhammad
Foto: Dok Republika
Ilustrasi kaligrafi Nabi Muhammad

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadits pernah menyinggung ihwal makanan pokok. Makanan pokok pernah disebutkan dalam doa yang dipanjatkan oleh beliau SAW.

Berikut ini hadits yang menjelaskan tentang keutamaan makanan pokok:

Baca Juga

عن أبي هريرة؛ قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم "اللهم! اجعل رزق آل محمد قوتا "

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda (berdoa), "Ya Allah, berikanlah rezeki keluarga Muhammad dalam wujud makanan pokok." (HR. Muslim dan Ahmad)

 

Doa yang diucapkan Nabi SAW itu menunjukkan betapa besarnya keutamaan makanan pokok dalam Islam. Bahkan Nabi SAW sampai meminta agar rezeki yang diturunkan kepada keluarga beliau adalah dalam wujud makanan pokok.

Ibnu Battal dalam penjelasan terhadap hadits tersebut, menyampaikan, doa Nabi SAW dalam hadits itu menunjukkan bukti keutamaan rezeki dan mengambil manfaat dari dunia ini dengan tetap menjauhkan diri dari hal-hal yang melampaui batas, demi meraih kebahagiaan akhirat.

Inilah salah satu teladan Nabi Muhammad SAW yang seharusnya dicontoh oleh umat Muslim, yaitu tidak berlebih-lebihan dalam mencari rezeki.

Adapun Al Qurthubi menjelaskan, hadits tersebut menunjukkan bahwa Nabi SAW memohon turunnya rezeki, karena rezeki itulah yang menopang dan mencukupkan tubuh dengan kebutuhannya. Supaya aman dari penyakit yang ditimbulkan akibat kekayaan maupun kemiskinan.

Hal itu selaras dengan hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Amr bin Ash bahwa Rasulullah SAW bersabda:

 قَدْ أَفْلَحَ مَنْ أَسْلَمَ، وَرُزِقَ كَفَافًا، وَقَنَّعَهُ اللهُ بِمَا آتَاهُ.

"Beruntunglah orang yang masuk Islam. Diberikan rezeki yang cukup, dan Allah menganugerahkan kepadanya sifat qanaah (merasa cukup) dengan rezeki yang Allah berikan kepadanya." (HR. Muslim)

Imam An-Nawawi menyampaikan, hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA itu mengandung aspek kecukupan yaitu tidak berlebih dan tidak pula kekurangan. Dia juga menukil perkataan Al Qurthubi bahwa hadits tersebut berisi pesan untuk mencukupi kebutuhan pokok dan supaya tidak melekat pada kemewahan manusia. Karena itu, siapa yang memiliki ciri atau sifat tersebut, maka dia akan mendapatkan apa yang dicarinya dan memperoleh apa yang diinginkannya, baik di dunia dan akhirat.

Itulah sebabnya Nabi SAW berdoa agar Allah memberikan rezeki kepada keluarga beliau dalam wujud kebutuhan pokok. Artinya, Nabi SAW berdoa agar Allah memberi rezeki yang tidak mengandung keserakahan yang berujung pada kemewahan duniawi.

Sumber:

https://hadithprophet.com/hadith-49001.html

https://www.islamweb.net/ar/fatwa/175929/%D9%88%D8%AC%D9%87-%D8%A7%D9%84%D8%AC%D9%85%D8%B9-%D8%A8%D9%8A%D9%86-%D8%AF%D8%B9%D8%A7%D8%A6%D9%87-%D8%B5%D9%84%D9%89-%D8%A7%D9%84%D9%84%D9%87-%D8%B9%D9%84%D9%8A%D9%87-%D9%88%D8%B3%D9%84%D9%85-%D8%A8%D8%A3%D9%86-%D9%8A%D8%AC%D8%B9%D9%84-%D8%A7%D9%84%D9%84%D9%87-%D8%B1%D8%B2%D9%82-%D8%A2%D9%84%D9%87-%D9%82%D9%88%D8%AA%D8%A7-%D9%88%D8%A7%D8%AF%D8%AE%D8%A7%D8%B1%D9%87-%D9%82%D9%88%D8%AA-%D8%B3%D9%86%D8%A9

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement