Sabtu 03 Feb 2024 07:26 WIB

Siswa MTs Pacitan Meninggal Diracun Sianida, Ini 3 Tokoh Muslim Yang Wafat Akibat Diracun

Penggunaan racun untuk membunuh kerap dilakukan sepanjang sejarah

Rep: Rahmat Fajar / Red: Nashih Nashrullah
Racun sianida dengan mudah dapat membunuh seseorang karena sianida dapat mencegah sel dalam tubuh untuk menggunakan oksigen.
Foto: ist
Racun sianida dengan mudah dapat membunuh seseorang karena sianida dapat mencegah sel dalam tubuh untuk menggunakan oksigen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Kasus kematian seseorang karena racun sianida kembali terjadi setelah sebelumnya pernah heboh kasus kematian Wayan Mirna Salihin pada 2016 lalu setelah meminum es kopi Vietnam yang diberi racun sianida. 

Kali ini kasus serupa terjadi yakni di Desa Sudimoro, Pacitan, Jawa Timur. Korban, MR, siswa Madrasah Tsnawiyah (MTs) meninggal setelah meminum kopi buatan ayahnya yang telah ditaruh racun sianida oleh tersangka Ayu.

Baca Juga

Dalam sejarah manusia, racun memang kerap digunakan sebagai salah satu alat membunuh seseorang. Beberapa tokoh Islam juga ada yang meninggal karena diracun. Berikut beberapa tokoh Islam yang meninggal karena racun, berikut di antara yang dirangkum Republika.co.id:

1. Hasan bin Ali

Hasan adalah putra dari Ali bin Abi Thalib yang merupakan sepupu sekaligus menantu Rasulullah SAW. Oleh karena itu, Hasan merupakan cucu Rasulullah SAW . Dia wafat karena diracun oleh istrinya sendiri Ja'sudah binti Asyats bin Qais. Istrinya memasang racun pada makananya.

Wafatnya Hasan membuat hati umat Islam tergoncang. Pasalnya, di masa kepemimpinannya menggantikan ayanya, perdamaian tercipta setelah dia berdamai dengan Muawiyah. Hasan menggantikan Ali bin Abi Thalib pada 7 hari terakhir Ramadhan tahun 40 Hijriyah .

Orang-orang bersedih dengan kepergiannya. Hasan yang wafat pada usia 47 tahun di pemakaman Baqi', Madinah. 

Al-Waqidi meriwayatkan dari Tsa'labah bin Abu Malik berkata, "Pada hari Hasan meninggal dan dikuburkan di Baqi', aku menyaksikannya. Karena sesaknya Baqi', jika dijatuhkan jarum pasti akan mengenai kepala orang.”

Dan rupanya Hasan mengakui bahwa sering diberikan minuman beracun sebagaimana disampaikan Umar bin Ishaq. Namun Hasan enggan membalasnya ketika Husain menawarkan untuk membunuh orang yang selalu memberi racun ke dalam minumannya.

2. Bisyr bin Bara' bin Ma'rur

Bisyr wafat karena memakan kambing panggang yang telah ditaburi racun oleh wanita Yahudi, Zainab binti Al-Harits. Pada waktu itu kambing tersebut sengaja dihidangkan untuk meracuni Rasulullah SAW. Namun Rasulullah SAW tidak tidak menelannya.

Bisyr yang menemani Rasulullah SAW harus wafat karena ikut memakannya. Peristiwa tersebut terjadi setelah Perang Khaibar.

Mengenai ampunan dan matinya Zainab ada perbedaan riwayat. Dan pendapat yang kuat mengatakan bahwa awalnya Rasulullah mengampuni Zainab. Tetapi ketika tahu Bisyr meninggal, Rasulullah menghukum mati Zainab dengan cara qishas.

Bisyr merupakan tokoh Yatsrib yang berasal dari suku Khazraj. Ia memeluk Islam sebelum Nabi Hijrah ke Madinah. Dia yang mewariskan sepertiga hartanya kepada Rasulullah SAW.

3. Yasir Arafat

Arafat merupakan tokoh yang memperjuangkan kemerdekaan Palestina selama hampir empat dekade. Ia wafat pada 11 November 2004 setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Namun penyebab kematiannya penuh tanda tanya. Ia awalnya dikabarkan wafat karena penyakit misterius.

Dan penyebab kematiannya kemudian hari terungkap karena racun zat kimia jenis polonium berdasarkan laporan terbarunya. Israel disebut-sebut dalang dari wafatnya Arafat.

Arafat salah satu tokoh Muslim berpengaruh di dunia. Namanya mencuat saat menjadi pimpinan tertinggi Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) pada 1969. 

Arafat juga meraih nobel Perdamaian setahun setelah perjanjian damai 1993 dengan pemimpin Israel, Yitzhak Robin dan Shimon Perez. Arafat menjabat Presiden Otoritas Palestina sejak 1996 hingga 2006.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement