Senin 29 Jan 2024 22:44 WIB

Jilbab untuk Anak dan Keutamaannya

Jilbab menjaga kulit anak-anak dari bahaya sinar UV.

Rep: Mabruroh/ Red: Muhammad Hafil
Sejumlah anak berjilbab mengenakan seragam Polwan mengikuti kegiatan Lomba Polisi Cilik  dalam rangka Hari Bhayangkara ke-67 di Blok M Square, Jakarta Selatan, Sabtu (8/6).
Foto: Republika/Prayogi
Sejumlah anak berjilbab mengenakan seragam Polwan mengikuti kegiatan Lomba Polisi Cilik dalam rangka Hari Bhayangkara ke-67 di Blok M Square, Jakarta Selatan, Sabtu (8/6).

REPUBLIKA.CO.ID,DEPOK — Ada banyak ragam keutamaan dan manfaat saat seorang anak wanita mulai mengenakan jilbabnya. Apa saja manfaat itu, tentu saja semua yang bernilai positif bagi anak tersebut.

Salah satu perintah Allah swt agar seorang perempuan menutup aurat mereka, terdapat dalam surat al’araf ayat 26.

Baca Juga

Artinya: “Wahai anak cucu Adam, sungguh Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan bulu (bahan pakaian untuk menghias diri). (Akan tetapi) pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda (kekuasaan) Allah, agar mereka selalu ingat.”

Melalui surat ini, Allah dan Rasul-Nya telah mewajibkan seorang Muslimah agar menutup aurat mereka dan tidak mempertontonkan lekuk tubuh mereka. Disebutkan juga oleh ustadzah Oki Setiana Dewi dalam salah satu ceramahnya menyebutkan, bahwa Allah dan Rasul-Nya memerintahkan agar wanita muslimah dapat menjulurkan jilbabnya sampai ke seluruh tubuhnya sebagai kehormatan dan agar tidak diganggu.

 

“Ulurkan jilbabmu ke seluruh tubuh, sehingga kamu mudah dikenali dan tidak diganggu, maka ketika paham bahwa fungsi jilbab adalah supaya tidak diganggu, dia tidak akan tipis, dia tidak akan ketat membentuk tubuh, tidak akan berlebih-lebihan sekali sehingga seluruh mata memandang ke arahnya,” ujar Ustadzah Oki.

“Fungsi jilbab adalah untuk melindungi diri, orang mengenal kita sebagai wanita mulia yang terhormat. Jadi cara untuk menjaga kesucian kita adalah dengan jilbab,” sambung ustadzah Oki.

Jalan wanita dalam memakai jilbab, tentu saja beragam. Namun sebagai orang tua yang taat, hendaknya membiasakan anak-anak perempuan mereka untuk menutup aurat dan mengenakan jilbab sedini mungkin.

Hal yang sama disampaikan juga oleh KH Yahya Zainul Maarif, yang menyarankan para orang tua untuk mengenalkan menjaga aurat anak perempuan mereka sejak masa kanak-kanak. Pria yang kerap disapa Buya Yahya ini mengungkapkan pentingnya menjaga aurat anak-anak perempuan sejak kecil, termasuk menjaga auratnya dari saudara laki-laki mereka.

“Karena namanya syahwat, apalagi zaman sekarang, di luar melihat yang tidak-tidak, tontonan yang tidak-tidak, bisa jadi anak laki-laki kebangun tengah malam, melihat tersingkap aurat saudari perempuan, sehingga terbayang yang tadi dilihat di luar, naudzubilah,” ujar Buya Yahya dalam salah satu ceramahnya.

Karena itu, pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah Cirebon itu, meminta para orangtua untuk mulai mengenalkan sedini mungkin jilbab kepada anak-anak perempuan, termasuk cara mereka menjaga kehormatannya.

Manfaat menggunakan jilbab sedini mungkin bagi anak-anak

Pertama, sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, karena Allah dan Rasulullah memerintahkan kita untuk berhijab maka patuhi.  

“… Barang siapa yang menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya dia mendapatkan kemenangan yang besar.” (QS Al Ahzab ayat 71).

Dua, pamer aurat atau memamerkan keindahan bentuk tubuh kita merupakan maksiat yang bisa mendatangkan murka Allah dan Rasul-Nya.

“..Siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguh dia telah tersesat dengan kesesatan yang nyata.” (QS Al Ahzab ayat 36).

Tiga, membiasakan anak-anak dengan fitrah mereka sebagai wanita muslimah

Empat, mencegah penyakit kanker

Lima, menjaga kulit anak-anak dari bahaya sinar UV

Enam, menjaga kesehatan rambut anak-anak 

Tujuh, mendidik anak sedini mungkin menjadi pribadi yang anggun

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement