Kamis 25 Jan 2024 16:53 WIB

Iman Terdiri Atas Sabar dan Syukur, Ini Dahsyatnya Pahala Sabar

Allah menyebut sabar dalam Alquran pada lebih dari 70 kali.

Rep: Fuji E Permana/ Red: Ani Nursalikah
Bersabar (ilustrasi)
Foto: republika
Bersabar (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Imam Al Ghazali yang bernama lengkap Imam Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad al-Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin menjelaskan iman terdiri sabar dan syukur. Dalam Ihya Ulumuddin, Imam Al Ghazali juga menjelaskan dhasyatnya pahala sabar.

Sesungguhnya iman itu terdiri dari dua bagian. Sebagian sabar dan sebagiannya syukur, seperti yang disebutkan oleh atsar-atsar dan disaksikan oleh khabar-khabar. Sabar dan syukur merupakan dua sifat dari sifat-sifat Allah Subhanahu wa Ta'ala, dan dua nama dari nama-nama-Nya yang baik. Allah menamakan diri-Nya, Maha Sabar dan Maha Syukur.

Baca Juga

Oleh karena itu, kebodohan mengenai hakikat sabar dan syukur merupakan kebodohan mengenai kedua bagian iman. Kebodohan mengenai hakikat sabar dan syukur juga merupakan kelalaian dari kedua sifat dari sifat-sifat Allah Yang Maha Penyayang. Padahal tidak ada jalan untuk sampai berdekatan dengan Allah Subhanahu wa Ta'al selain dengan iman.

Allah Subhanahu wa Ta'ala telah mensifati orang-orang yang sabar dengan beberapa sifat. Allah menyebut sabar dalam Alquran pada lebih dari 70 kali. Allah juga menambah lebih banyak derajat dan kebaikan serta menjadikannya sebagai buah dari sabar.

 

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ اَىِٕمَّةً يَّهْدُوْنَ بِاَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوْاۗ وَكَانُوْا بِاٰيٰتِنَا يُوْقِنُوْنَ

Kami menjadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami selama mereka bersabar. Mereka selalu meyakini ayat-ayat Kami. (QS As-Sajdah Ayat 24)

Menurut Tafsir Kementerian Agama...

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement