Rabu 24 Jan 2024 18:05 WIB

Nabi Muhammad Ungkap Hal yang Lebih Berat dari Tujuh Langit dan Bumi

Imam Al Ghazali menyampaikan sesuatu yang sangat dahsyat.

Rep: Fuji E Permana/ Red: Ani Nursalikah
Ibadah (ilustrasi)
Foto: Republika
Ibadah (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Imam Al Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin menyampaikan sesuatu yang sangat dahsyat sehingga sesuatu itu bobot atau beratnya melebihi tujuh lapis langit atau tujuh lapis bumi. Dalam Ihya Ulumuddin, Imam Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad al-Ghazali mengutip beberapa sabda Nabi Muhammad SAW.

Nabi Muhammad SAW pernah berpesan kepada Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, "Wahai Abu Hurairah, sesungguhnya tiap-tiap amal kebaikan yang kalian kerjakan akan ditimbang kelak di hari kebangkitan (hari kiamat/akhirat), kecuali kalimat La ilaha illallah tidak akan ikut ditimbang."

Baca Juga

"Sebab, jika (kalimat La ilaha illallah) diletakkan di salah satu bagian pada timbangan sebelah (kiri), di mana tujuh petala (lapis) langit maupun tujuh petala bumi diletakkan pada posisi timbangan yang sebelah kanan, niscaya posisi timbangan kalimat La ilaha illallah masih jauh lebih berat." (HR Imam An-Nasa'i dalam kitab Amalul Yaum Wal Lailah)

Rasulullah SAW juga pernah bersabda, "Seandainya seseorang melakukan dosa seluas langit, maka setelah mengucapkan kalimat La ilaha illallah, Allah akan mengampuninya." (HR Imam At-Tirmidzi)

 

Nabi Muhammad SAW juga pernah berpesan, "Wahai Abu Hurairah, ucapkanlah La ilaha illallah bagi orang yang akan meninggal dunia, niscaya dosa-dosanya akan diampuni oleh Allah SWT." Abu Hurairah bertanya, "Ya Rasulullah, jika itu merupakan pahala bagi orang yang meninggal dunia, lalu bagaimana pahala bagi orang yang masih hidup dan mengucapkannya?" Rasulullah pun menjawab, "Akan lebih menghapuskan lagi dan lebih menghapuskan dosa." (HR Abu Manshur ad-Dailami dalam Musnadul Firdaus)

Imam Al Ghazali menerangkan...

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement