Jumat 05 Jan 2024 13:10 WIB

4 Prinsip Menafsirkan Alquran Menurut Penjelasan Imam As Suyuti

Dalam menafsirkan Alquran ada kaidah dan ketentuan yang telah ditetapkan para ulama.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Ani Nursalikah
Ilustrasi.
Foto: AP Photo/Anmar Khalil
Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam menafsirkan Alquran ada kaidah dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh para ulama. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh sejumlah ulama, di antaranya Ibnu Taimiyah, Al Qurtubi, Ibnu Asyour, dan Ibnu Katsir.

Imam Ibnu Katsir, pada bagian mukaddimah kitab tafsirnya menyebutkan tafsir yang paling benar adalah yang berdasarkan Alquran dan As-Sunnah. Dengan demikian, penafsiran Alquran dilakukan dengan berlandaskan pada Alquran, As-Sunnah, para sahabat Nabi Muhammad SAW, pendapat para ulama tafsir di kalangan pengikutnya, dan kaidah bahasa Arab.

Baca Juga

Imam As-Suyuti dalam Al Itqan menyampaikan orang yang menelaah Alquran untuk melakukan penafsiran didasarkan pada empat fondasi atau prinsip.

4 Prinsip Menafsirkan Alquran

1 Menukil dari Rasulullah SAW, dengan tetap menghindari orang-orang yang perkataannya lemah dan dibuat-buat.

 

2. Mengikuti perkataan sahabat Nabi. Bahkan dikatakan adalah mutlak berlandaskan pada hukum marfu. Marfu berarti sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Adapun sebagian ulama yang lain...

sumber : Islamweb
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement