Selasa 26 Dec 2023 07:16 WIB

Keajaiban yang Menandakan Nabi Isa telah Dilahirkan di Bumi

Patung berjatuhan dan setan kebingungan ketika Nabi Isa lahir.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Erdy Nasrul
Ilustrasi mengaji Alquran tentang ayat-ayat Nabi Isa.
Foto: ANTARA/Makna Zaezar
Ilustrasi mengaji Alquran tentang ayat-ayat Nabi Isa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Salah seorang tabi'in dan ahli dalam bidang sejarah, Wahb bin Munabbih mengisahkan bahwa patung-patung di belahan bumi bagian barat dan timur saling berjatuhan dan setan merasa bingung karenanya. Maka Iblis memberitahukan kepada mereka perihal kelahiran Nabi Isa Alahissalam.

Setan menemukan Nabi Isa berada dalam pangkuan ibunya dan para malaikat berada di sekelilingnya. Kemudian muncul bintang yang besar di langit, sehingga raja Persia merasa bingung melihatnya. Sebagaimana dilansir dari buku Kisah Para Nabi dan Rasul yang ditulis Al-Hafizh Ibnu Katsir, ditahqiq Abu Fida Ahmad bin Badruddin dan diterjemahkan Abu Hudzaifah, diterbitkan Pustaka As-Sunnah, 2007.

Baca Juga

Raja Persia bertanya kepada para dukun tentang hal tersebut. Para dukun menjawab,"Bintang yang besar ini karena telah lahir seorang bayi yang agung di muka bumi."

Lalu sang raja mengutus orang-orangnya membawa hadiah yang akan diberikan kepada Nabi Isa berupa emas, sayur-sayuran dan susu. Ketika utusan tersebut tiba di Syam, maka raja Syam bertanya kepada mereka apa yang mereka bawa. Mereka menyebutkan isi hadiah tersebut. Kemudian ia bertanya tentang apa yang terjadi pada waktu itu. Ternyata telah lahir Nabi Isa putra Maryam di Baitul Maqdis.

Nabi Isa menjadi terkenal setelah ia mampu berbicara ketika masih dalam ayunan (masih balita). Kemudian raja Syam mengutus utusan tersebut dengan disertai orang yang mengetahuinya guna membunuh Nabi Isa setelah utusan tersebut pergi. Ketika utusan tersebut tiba dihadapan Maryam, maka mereka menyerahkan hadiah dan kembali sambil berkata, "Sesungguhnya utusan raja Syam datang untuk membunuh anakmu."

Kemudian Maryam membawa anaknya (Nabi Isa) ke Mesir. Maryam tinggal di Mesir hingga Nabi Isa berumur 12 tahun. Di masa kecilnya telah nampak berbagai karamah dan mukjizat pada diri Nabi Isa.

Dikisahkan, ada seorang pedagang dan rumahnya sering digunakan sebagai persinggahan oleh orang-orang. Suatu hari ia kehilangan harta di dalam rumahnya. Rumahnya hanya dihuni oleh orang-orang fakir, orang-orang yang lemah dan orang-orang yang sangat membutuhkan bantuan.

 

Lihat halaman berikutnya >>>

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement