Senin 11 Dec 2023 23:18 WIB

Begini Cara Nabi Muhammad SAW Mendidik Anak-Anak, Jauh dari Kekerasan

Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang agung dan mulia

Rep: Umar Mukhtar / Red: Nashih Nashrullah
Rasulullah SAW (ilustrasi). Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang agung dan mulia
Foto: republika
Rasulullah SAW (ilustrasi). Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang agung dan mulia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Nabi Muhammad SAW telah memberi banyak tuntunan tentang cara mendidik yang baik. Tuntunan mendidik yang dipraktikkan beliau justru bukan dengan banyak bicara berbusa-busa. 

Praktik mendidik ini dilakukan Nabi Muhammad SAW kepada para sahabat. Tentu, apa yang dicontohkan Nabi SAW ini juga bisa diterapkan dalam mendidik anak-anak, anak sendiri atau anak orang lain. Juga bisa untuk para guru. 

Baca Juga

Sejatinya, ada dua kunci mendidik ala Nabi Muhammad SAW. Pertama dengan memegang prinsip bashariyah (memperlihatkan/mencontohkan), kedua ialah sam'iyyah (memperdengarkan). 

1. Mempermudah

 

Ada banyak catatan hadits yang menunjukkan bahwa Nabi SAW juga berperan sebagai seorang pendidik yang membimbing ke jalan kebenaran dan kebaikan. Diriwayatkan dari Aisyah RA, Nabi SAW bersabda:

إن الله لم يبعثني معنتاً، ولا متعنتاً، ولكن بعثني معلماً، ميسراً 

"Sesungguhnya Allah tidak mengutusku menjadi orang yang mempersulit (masalah) dan orang yang mencari-cari kesulitan, tetapi justru sebagai pendidik yang memberi kemudahan." (HR Muslim)

Dengan demikian, dalam proses mendidik, haruslah dilakukan dengan memberi kemudahan, bukan justru mempersulit.

2. Mengayomi

Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr bin 'Ash, dia berkata: 

 خرج رسول الله صلى الله عليه وسلم ذات يوم من بعض حجره، فدخل المسجد، فإذا هو بحلقتين إحداهما يقرأون القرآن ويدعون الله والأخرى يتعلمون ويعلمون. فقال النبي صلى الله عليه وسلم: " كل على خير، هؤلاء يقرأون القرآن ويدعون الله، فإن شاء أعطاهم، وإن شاء منعهم، وهؤلاء يتعلمون ويعلمون، وإنما بعثت معلماً " فجلس معهم.

“Suatu hari Rasulullah SAW keluar kamar menuju masjid. Di masjid ada dua kelompok sahabat. Kelompok pertama sedang membaca Alquran dan berdoa kepada Allah SWT. Sedangkan kelompok kedua sedang sibuk mempelajari dan mengajarkan ilmu pengetahuan. 

Baca juga: Kalimat yang Diulang 31 Kali dalam Surat Ar-Rahman, Ini Deretan Rahasianya

 

Lalu Nabi SAW bersabda, "Masing-masing kelompok sama-sama dalam kebaikan. Terhadap kelompok yang sedang membaca Alquran dan berdoa kepada Allah, maka Allah akan mengabulkan doa mereka jika Dia kehendaki, dan doa mereka tidak akan diterima jika Dia tidak berkenan mengabulkan.

Adapun terhadap golongan yang sedang belajar-mengajar, maka sungguh aku pun diutus untuk menjadi seorang pendidik." Kemudian Rasul bergabung bersama mereka." (HR Ibnu Majah)

Dengan demikian, mendidik berarti... 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement