Kamis 07 Dec 2023 07:01 WIB

Mata-Mata Israel Terungkap Menikahi Wanita Palestina

Mata-mata Israel melakukan kamuflase dengan menikahi wanita Palestina.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Muhammad Hafil
 Mata-Mata Israel Terungkap Menikahi Wanita Palestina. Foto: Aksi spionase (ilustrasi).
Foto: gadabimacreative.blogspot.com
Mata-Mata Israel Terungkap Menikahi Wanita Palestina. Foto: Aksi spionase (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Israel menempuh segala cara untuk mengacaukan keadaan di Palestina. Termasuk dengan mengirimkan intelijen ke Palestina dengan menyamar dan berbaur di tengah-tengah masyarakat Palestina.

Intelijen yang dikirim adalah mereka yang fasih berbicara dalam bahasa Arab. Mereka juga menyembunyikan senjata di balik pakaian sipil yang dikenakannya. Lalu menyusup ke kalangan pemuda Palestina di lapangan protes untuk melakukan tindakan serupa yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel.

Baca Juga

Kelompok intelijen ini dikenal dengan nama Musta'rabun Israel (atau Musta'ravim). Siapa mereka dan bagaimana asal-usul mereka?

Musta'rabun Israel adalah gangster Israel yang merupakan anggota unit khusus intelijen Israel. Mereka menyembunyikan identitas mereka dengan menyamar di antara orang Palestina.

 

Mereka tidak lagi menyamar sebagai orang Arab selama satu atau dua jam untuk menembak anak-anak yang melempar batu. Kini Musta'rabim merupakan intelijen Israel yang melakukan operasi yang lebih rumit.

Ide operasi intelijen seperti ini dimulai pada tahun 1930-an. Saat itu kelompok Haganah membentuk tim untuk menjalankan misi intelijen dan melakukan operasi pembunuhan terhadap warga Palestina dan umat Islam. Aharon Haim Cohen adalah orang Arab pertama di tim ini.

Salah satu unit yang paling menonjol adalah unit Palmach, yang menjadi garis terdepan Haganah. Gagasan menyusup ke komunitas Arab di Palestina muncul pada abad ke-20, ketika anggota geng Hashomer, asosiasi Zionis pertama yang didirikan di Palestina pada tahun 1909, berurusan dengan penduduk gurun di daerah tempat mereka dikirim.

Tugas unit-unit ini juga termasuk memberikan informasi kepada dinas intelijen tentang pengiriman senjata, pelatihan dan persiapan militer orang-orang Arab. Mereka ditugaskan untuk mengintai daerah-daerah di mana pasukan Palmach bermaksud melakukan operasi.

Seiring berjalannya waktu, kelompok Musta'robun berubah menjadi badan intelijen umum. Penggunaan kelompok Musta'robun berkurang selama empat dekade pertama sejak berdirinya Israel, kemudian kembali lagi dan dilanjutkan pada akhir tahun 1980-an.

Pada periode antara tahun 1988 dan 1989, ketika intifada pertama dimulai di Tepi Barat dan Jalur Gaza, geng Musta'robun Israel ditunjuk di bawah pengawasan dan arahan militer Israel IDF.

 

sumber : Arabic Post
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement