Selasa 14 Nov 2023 19:25 WIB

Jangan Salah! Jeruk Jaffa adalah Buah Asli Palestina, Bukan Milik Israel

Jeruk Jaffa Palestina bukan sekadar buah, melainkan simbol nasional Palestina.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Ani Nursalikah
Jeruk Jaffa, adalah satu produk dari Israel yang diboikot
Foto:

Selama musim jeruk, yang telah menjadi hari libur nasional sejak abad ke-19, kebun jeruk tersebar di mana-mana di kota Jaffa. Pelabuhan Jaffa penuh dengan kapal yang membawa kotak-kotak jeruk ke seluruh dunia.

Film dokumenter Assassination of the City tentang Kota Jaffa dan Haifa sebelum Peristiwa Nakba tahun 1948, menceritakan seperti apa kehidupan di kedua kota tersebut. Termasuk bagaimana 30 juta jeruk diekspor dari pelabuhan Jaffa ke Mesir, Turki, dan Eropa antara tahun 1882 dan 1885.

Dalam film dokumenter yang disutradarai Ramez Qarmouz, yang merupakan bagian dari serial Falistin Tahta Al Mijhar, salah satu pekerja Palestina mengenang bagaimana pekerjaan berlangsung di pelabuhan Jaffa selama musim jeruk. Dia juga mengenang ketika pergi ke pelabuhan bersama pekerja lainnya memasukkan jeruk ke dalam kotak kayu, sebelum mengirimnya ke Babur.

"Pekerja Suriah, Mesir, Yordania, Yaman, dan Maroko bekerja di bengkel lemon di Jaffa, karena cara kerjanya manual, mulai dari menanam, mengairi, memetik hasil pertanian, hingga mengemas jeruk ke dalam kotak dan memuatnya ke kapal," kata pekerja Palestina dalam film dokumenter itu.

Ekspor jeruk Jaffa sebelum 1890 berjumlah sekitar 300 ribu kotak, yang dikirim ke Mesir, London, Liverpool, dan Istanbul. Pada tahun 1900, ekspor meningkat menjadi 650 ribu kotak sebelum mencapai puncaknya 1,5 juta kotak.

Jeruk jaffa selalu menjadi mesin perekonomian dan hampir menjadi warna bendera Palestina, karena dampak nilai ekonominya terhadap pasar Palestina. Berton-ton jeruk tersebut diekspor ke negara tetangga, Eropa dan Amerika, yang konsulnya di Yerusalem memuji kualitas jeruk tersebut. Menurut Pusat Informasi Palestina, penelitian terhadap dokumen-dokumen yang diterbitkan tentang jeruk membawa semua orang kembali ke tahun 1886.

Saat itu konsul Amerika di Yerusalem, Henry Gilman, mengirimkan laporan kepada Asisten Menteri Luar Negeri, J. Dr. Porter. Ia memuji kualitas tinggi jeruk Jaffa dan metode okulasi kreatif yang digunakan oleh petani Palestina. Dalam laporannya, Gilman menyarankan agar petani Amerika di Florida meniru metode budidaya jeruk Palestina.

Namun, bagaimana kekayaan ini berpindah dari Palestina?

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement