Rabu 08 Nov 2023 19:55 WIB

21 Fakta Seputar Masjid Al Aqsa yang Dimuliakan dalam Islam

Masjid Al Aqsa kiblat pertama umat Islam

Seorang perempuan membaca Alquran dengan latar belakang Dome of Rock, kompleks Masjid Al Aqsa, Palestina.
Foto: republika
Seorang perempuan membaca Alquran dengan latar belakang Dome of Rock, kompleks Masjid Al Aqsa, Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 lalu tidak bisa dipandang parsial begitu saja. Serangan yang dinamakan Badai Al-Aqsa itu sejatinya merupakan reaksi atas penjajahan bertubi-tubi Zionis Israel terhadap kesucian Masjid Al-Aqsa dan tanah Palestina.  

Masjid Al Aqsa  adalah salah satu tempat suci umat Islam yang menjadi bagian dari kompleks bangunan suci di kawasan Baitul Maqdis, Kota Yerusalem Timur. Republika.co.id, mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait Masjid Al Aqsa sebagai berikut:   

Baca Juga

1. Di depan bangunan masjid yang masih di kompleks Baitul Maqdis, terdapat bangunan kubah warna hijau yang dikenal sebagai Qubatush Sakhra atau Dome of Rock. 

Bangunan kubah ini untuk melindungi batu hitam Sakhrah Muqaddasah yang menjadi pijakan Rasulullah saat menuju Sidratul Muntaha. 

 

Bila merunut dari kisah Isra Miraj Rasulullah SAW, antara bangunan Masjid Al Aqsa  dan Sakhrah Muqaddasah ini menjadi bagian yang tak terpisahkan. Keduanya ibarat dua sejoli yang memegang peran penting dalam sejarah Islam, karena menjadi saksi sejarah perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

2. Nama Masjid Al Aqsa , bila diterjemahkan dari bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia, memiliki makna masjid terjauh. Istilah ‘terjauh’ dalam pengertian ayat Alquran adalah sebagai yang terjauh dari Makkah.

3. Nama Al Aqsa itu sendiri, disebutkan dalam Alquran pada Surat Al Isra ayat 1. Dalam ayat ini disebutkan bahwa Allah SWT telah memperjalankan Rasulullah SAW pada malam hari, dari Masjidil Haram ke Masjid Al Aqsa.

 سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

“Mahasuci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke  Masjid Al Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Mahamendengar lagi Mahamengetahui.”  

4. Berdasarkan nilai sejarah ini, Masjid Al Aqsa  menjadi tempat suci ketiga umat Islam setelah Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. 

Baca juga: Pesan Nabi Muhammad SAW untuk Saudara-Saudara Kita di Palestina 

Apalagi, Masjid Al Aqsa  juga pernah menjadi kiblat pertama umat Islam sebelum datang perintah Allah kepada Rasulullah SAW untuk mengarahkan  kiblatnya ke Baitullah (Kabah) di Masjidil Haram.

Dalam beberapa keterangan disebutkan, ketika Allah SWT memerintahkan shalat menghadap ke Masjid Al Aqsa , hal itu dimaksudkan agar umat Islam dalam shalatnya menghadap ke tempat yang suci, bebas dari berbagai macam berhala dan sesembahan. 

Ketika itu, kondisi Masjidil Haram masih belum berupa bangunan masjid. Sedangkan Kabah, masih dipenuhi berhala-berhala yang jumlahnya mencapai 309 buah dan senantiasa disembah oleh orang Arab sebelum kedatangan Islam.

Selain itu, bila pada masa...

 

sumber : Harian Republika
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement