Kamis 02 Nov 2023 14:29 WIB

Nikmat Sehat dan Air akan Dihisab

Allah akan menghisab manusia yang sehat dan menikmati air.

Rep: Rossi Handayani/ Red: Muhammad Hafil
 Allah akan menghisab manusia yang sehat dan menikmati air. Foto:  Ilustrasi Berwudhu
Foto: EPA-EFE/BILAWAL ARBAB
Allah akan menghisab manusia yang sehat dan menikmati air. Foto: Ilustrasi Berwudhu

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Termasuk di antaranya adalah nikmat yang tidak terbayang dalam diri muslim bahwa itu akan dihisab, seperti kesehatan dan air yang digunakan. 

Seperti dikutip dari Fiqih ASN dan Karyawan, Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, 

Baca Juga

أَوَّلَ مَا يُسْأَلُ عَنْهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَعْنِي الْعَبْدَ مِنْ النَّعِيمِ أَنْ يُقَالَ لَهُ أَلَمْ نُصِحَّ لَكَ جِسْمَكَ وَنُرْوِيَكَ مِنْ الْمَاءِ الْبَارِدِ

“Sungguh nikmat yang akan ditanyakan pada hamba pertama kali pada hari kiamat kelak adalah dengan pertanyaan: Bukankah Kami telah memberikan kesehatan pada badanmu dan telah memberikan padamu air yang menyegarkan?” (HR. Tirmidzi no. 3358).

Untuk itulah, semakin banyak pemasukan seseorang, dia akan menjalani hisab yang lebih lama. sehingga menyebabkan dia tertunda masuk surga. 

Dalam hadits dari Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu anhuma, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, 

“Sesungguhnya kaum muhajirin yang miskin, mereka mendahului masuk surga pada hari kiamat, 40 tahun sebelum orang kaya.” (HR. Ahmad 6735, Muslim 7654, dan Ibnu Hibban 678) 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement