Jumat 27 Oct 2023 19:54 WIB

LPPM UMJ Gelar Seminar Nasional Penelitian 2023, Jaring 645 Makalah

Sebanyak 645 makalah terkumpul dari beberapa bidang peminatan.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menggelar Seminar Nasional Penelitian 2023 dan menjaring sebanyak 645 makalah.
Foto: Dok. UMJ
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menggelar Seminar Nasional Penelitian 2023 dan menjaring sebanyak 645 makalah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menggelar Seminar Nasional Penelitian 2023, secara daring, Kamis (26/10/2023). LPPM UMJ menjaring sebanyak 645 makalah terdiri dari penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 

Rektor UMJ sebagai pembicara utama Prof Dr Ma’mun Murod, mengungkapkan bahwa UMJ harus berkolaborasi dengan institusi lainnya dalam hal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini dilakukan dalam rangka menuju unggul.

Baca Juga

“Jika kita ingin melakukan peningkatan kinerja untuk menuju unggul, hal itu tidak mungkin terjadi tanpa adanya kolaborasi. Kolabarasi dilakukan untuk berbagi informasi, sumber daya dan lainnya,” ungkap Ma’mun.

Lebih lanjut, Ma’mun mengapresiasi LPPM UMJ rutin melakukan penyelenggaraan Seminar Nasional. Ia menegaskan untuk menuju unggul perlu didorong dengan kebijakan yang mendukung upaya peningkatan riset dan pengabdian dalam pelaksanaan Catur Dharma.

photo
Rektor UMJ Prof Dr Ma'mun Murod saat menjadi pembicara utama di Seminar Nasional Penelitian 2023. - (Dok. UMJ)

 

Ketua LPPM UMJ Prof Dr Ir Tri Yuni Hendrawati mengatakan bahwa UMJ telah rutin melakukan seminar nasional penelitian dan pengabdian masyarakat. Tidak hanya itu, UMJ juga telah melaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) nasional dan Internasional. Hal itu sebagai bentuk komitmen UMJ menuju World Class University.

“Semuanya memberikan satu warna UMJ menuju World Class University,” jelas Yuni.

Seminar nasional diselenggarakan secara berkala tiap setahun sekali. Kali ini, seminar mengusung tema 'Penguatan Kapasitas dan Kolaborasi Penelitian Serta Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Merdeka Belajar Menuju World Class University'.

Ketua Panitia SEMNAS Assoc Prof Anwar Ilmar Ramadhan melaporkan bahwa 645 makalah yang terkumpul terdiri dari beberapa bidang peminatan, yaitu Pendidikan dan Agama, Kedokteran dan Kesehatan, Sains dan Teknologi, Pertanian dan Ekonomi, serta Hukum dan Politik. Diterima dari berbagai daerah diantaranya, Aceh, Bengkulu, Lampung,  Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bandung, Serang, Tasikmalaya, Garut, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Kendari, Balikpapan, Samarinda, dan internal UMJ.

Agenda ini diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia. Seminar ini juga sebagai ajang silaturahmi, komunikasi, dan informasi, serta bentuk kepedulian perguruan tinggi dalam mengembangkan kegiatan diseminasi di berbagai bidang.

Seminar Nasional juga terlaksana atas kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi sebagai co-host yaitu Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Pembangunan Jaya, Sekolah Tinggi Manajemen IMMI, Politeknik Citra Widya Edukasi, dan Universitas Prof Dr Hazairin Bengkulu.

Kegiatan Seminar Nasional akan dilakukan hingga sore hari membahas berbagai topik penguatan kapasitas dan kolaborasi menuju World Class University.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement