Rabu 25 Oct 2023 22:50 WIB

Memprioritas Kebutuhan Nutrisi Ketika Anak Kehilangan Nafsu Makan

Keseimbangan nutrisi yang baik dapat mempengaruhi nafsu makan.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Erik Purnama Putra
Lima makanan yang mampu menambah berat badan anak (ilustrasi).
Foto: Republika.co.id
Lima makanan yang mampu menambah berat badan anak (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Orang tua di Indonesia tak jarang menemukan kenyataan buah hatinya mengalami kehilangan atau penurunan minat pada makanan. Perubahan minat ini sering terjadi pada anak karena berbagai faktor mulai faktor fisik, psikologis, dan sosial.

Oleh karena itu, PT Sanghiang Perkasa (KALBE Nutritionals) melalui brand Morinaga memahami permasalahan dan perjuangan orang tua dalam memenuhi nutrisi harian pada anak. Sebagai salah satu solusinya, hadir Morinaga Morigro untuk membantu orang tua mengoptimalkan nutrisi anak dan mengembalikan minat makan anak.

Business Unit Head Morinaga GUM, Junita menganggap, perubahan dalam minat makan anak sebenarnya normal dan wajar pada masa pertumbuhan dan perkembangan. Menurut dia, sisi positifnya adalah bisa memperkenalkan anak pada beragam jenis makanan dan menciptakan kebiasaan.

"Kami mengajak orang tua tidak khawatir anak mengalami masalah makan, karena Morinaga Morigro dengan berbagai kelebihan hadir memberi solusi mencukupi kebutuhan nutrisi harian anak. Utamanya, Morinaga Morigro berusaha meningkatkan fungsi pencernaan anak dan penyerapan nutrisi," jelas Junita dalam siaran di Jakarta, Rabu (25/10/2023).

Hal itu sebenarnya cukup beralasan karena ketika tubuh anak menerima semua nutrisi yang diperlukan, termasuk vitamin, mineral, protein, dan karbohidrat, itu membantu menjaga keseimbangan nutrisi. Keseimbangan nutrisi yang baik dapat mempengaruhi nafsu makan. Anak yang mendapatkan nutrisi yang cukup cenderung lebih sehat dan memiliki nafsu makan yang lebih baik.

Junita menerangkan, anak yang merasa kurang nyaman atau tidak sehat mungkin kehilangan nafsu makan. Oleh karena itu, dengan memperbaiki fungsi pencernaan dan penyerapan nutrisi, anak akan merasa lebih sehat dan memiliki selera makan yang lebih baik.

Head of Medical KALBE Nutritionals dr Muliaman Mansyur menjelaskan, kehilangan atau penurunan nafsu makan pada anak umumnya bersifat sementara. Meskipun demikian, orang tua tetap harus memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, mulai dari pencatatan berat dan tinggi badan, serta perkembangan umum anak.

Ketika anak kehilangan minat pada makanan, penting bagi orang tua menjadi teladan yang baik dalam hal pola makan sehat. "Orang tua tidak perlu panik dan segera susun prioritas yang tepat ketika anak kehilangan atau berkurangnya nafsu makannya. Kondisi itu normal dan sering terjadi dalam perkembangan anak.

"Penting untuk tetap tenang tetapi memastikan prioritas utama yaitu memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya, menciptakan lingkungan yang mendukung dan positif seputar makanan, serta memberi anak pilihan makanan yang sehat," kata Muliaman.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement