Senin 23 Oct 2023 15:00 WIB

Pertanyaan Malaikat Saat Allah akan Menciptakan Keturunan Nabi Adam

Dunia sejatinya tempat yang tidak menyenangkan bagi manusia.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Ani Nursalikah
Ilustrasi kiamat
Foto: Republika.co.id
Ilustrasi kiamat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dunia sejatinya tempat yang tidak menyenangkan bagi manusia. Akan tetapi Allah ta'ala menciptakan harapan bagi manusia. Sehingga dengan harapan itu, manusia bersemangat melewati setiap persoalan hidup di dunia. 

Para malaikat pun sempat bertanya kepada Allah taala ketika akan menciptakan anak keturunan nabi Adam. Sebab malaikat mengetahui dunia itu tidak akan muat untuk ditempati oleh manusia dari awal nabi Adam hingga akhir zaman.

Baca Juga

Dan malaikat mengetahui manusia tidak akan senang di dunia karena penuh dengan beragam persoalan dan penderitaan. Allah pun menjawab pada malaikat bahwa Allah menciptakan kematian dan harapan bagi manusia. 

ويروى أن الله عز وجل لما مسح ظهر آدم عليه السلام فاستخرج ذريته قالت الملائكة: رب ، لا تسعهم الأرض ، قال الله تعالى: إني جاعل موتا. قالت: رب لا يهنيهم العيش ، قال: إني جاعل أملا . رواه ابن أبي شيبة في مصنفه 

 

Artinya: Diriwayatkan bahwa ketika Allah Azza wa Jalla mengusap punggung nabi Adam alaihi salam maka keluarlah keturunannya. Para malaikat bertanya: Ya Allah, bumi tidak cukup menampung mereka. Allah ta'ala berfirman: Sesungguhnya Aku akan menjadikan kematian. Malaikat bertanya kembali: Ya Allah, kehidupan tidak akan senang bagi mereka. Allah berfirman: sungguh Aku akan menciptakan harapan bagi mereka. Diriwayatkan Ibnu Abi Syaibah dalam kitabnya. 

(Lihat kitab At Tadzkirah karya Imam Qurthubi, yang diterbitkan Maktabah Darul Minhaj,halaman 344)

قال العلماء : الأمل رحمة من الله تعالى تنتظم به أسباب المعاش ، وتستحكم به أمور الناس ويتقوى به الصانع على صنعته ، والعابد على عبادته ، وإنما يذم من الأمل ما امتد وطال ، حتى أنسى الآخرة وثبط عن صالح الأعمال. 

Para ulama mengatakan harapan adalah rahmat dari Allah SWT yang membangkitkan semangat hidup manusia dan ditetapkan dengannya urusan-urusan manusia, membuat seseorang bertambah giat bekerja serta membuat seseorang bertambah rajin dalam beribadah. Manusia selalu berangan-angan tinggi sehingga melupakan amal salehnya. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement