Kamis 05 Oct 2023 14:10 WIB

Mimpi Tentang Kematian, Apa Maknanya dalam Islam?

Muslim harus mempercayai bahwa kematian akan menghampiri setiap jiwa.

Rep: Imas Damayanti/ Red: Muhammad Hafil
Beberapa penyakit yang bisa diketahui dari mimpi buruk. (ilustrasi)
Foto: www.freepik.com
Beberapa penyakit yang bisa diketahui dari mimpi buruk. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Setiap Muslim harus mempercayai bahwa kematian akan menghampiri setiap jiwa yang hidup. Lantas begitu, haruskah orang Muslim takut kepada kematian? Terlebih ketika bermimpi mengalami kematian.

Dilansir di About Islam, Kamis (5/10/2023), Dosen senior dan Cendekiawan Islam di Institut Islam Toronto, Ontario, Kanada, Syekh Ahmad Kutty menjelaskan, ketika seseorang meninggal, dia berpindah dari dunia ini ke alam lain. Adapun jiwanya tidak kembali ke keluarganya dan mereka tidak merasakan apa pun terhadapnya.

Baca Juga

Demikian pula orang yang meninggal tidak mengetahui apa-apa tentang keadaan keluarganya karena dia tidak ada di sana, dalam keadaan bahagia atau tersiksa. Adapun mimpi, kata Syekh Ahmad Kutty, ada yang benar dan ada pula yang berasal dari setan.

Orang yang hidup mungkin mengetahui sesuatu tentang keadaan orang mati melalui mimpi atau penglihatan yang sebenarnya, tetapi itu dinilai tergantung pada keikhlasan orang yang melihat mimpi tersebut. Apakah mimpi tersebut benar-benar mimpi dan kemampuan orang yang menafsirkan mimpi tersebut.

Namun meskipun demikian, Syekh Kutty mengajak bahwa umat Islam tidak boleh yakin dengan apa yang dikatakan mimpi itu, kecuali terdapat bukti yang menunjukkan hal itu. Bagi orang yang masih hidup, mungkin melihat kerabatnya yang telah meninggal dalam mimpi, menasihatinya untuk melakukan sesuatu atau mengatakan beberapa hal kepadanya yang menurutnya benar jika hal itu sesuai dengan kenyataan.

Ada beberapa kasus di mana mimpi sesuai dengan kenyataan dan ada kasus lain di mana tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa mimpi itu benar. Dan beberapa mimpi diketahui tidak benar. Oleh karena itu, umat Islam diajak harus memperhatikan hal ini ketika menangani berita, laporan, dan cerita yang berkaitan dengan keadaan orang mati.

Harus bagaimana?

Hiburan terbaik bagi orang beriman adalah Alquran. Dia mengajak apabila seseorang bermimpi buruk mengenai kematian, makai a perlu membaca atau mendengarkan Alquran sebanyak mungkin. Sebab Alquran dapat menenangkan hati dan jiwa, hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, “Ketika Alquran dibacakan dengan merdu, maka Allah akan menurunkan ketenangan ke dalam hati kita, dan para malaikat akan menyelimuti kita dalam Rahmat Ilahi.” (HR Abu Dawud).

 

 

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement