Senin 25 Sep 2023 19:41 WIB

8 Fakta Terkait Shaf Sholat, Ternyata Malaikat Juga Lakukan Hal yang Sama?  

Shaf sholat berjamaah harus rapat dan terisi penuh barisan depan

Rep: Andrian Saputra / Red: Nashih Nashrullah
Ilustrasi sholat berjamaah. Shaf sholat berjamaah harus rapat dan terisi penuh barisan depan
Foto:

5. Selain itu itu agar shaf tidak berubah yang utama adalah merapatkan bahu, sebab bila hanya kaki yang rapat, bisa jadi pada rakaat berikutnya posisi bentangan kaki akan berubah. 

وَكَانَ أَحَدُنَا يُلْزِقُ مَنْكِبَهُ بِمَنْكِبِهِ وَقَدَمَهُ بِقَدَمِهِ Artinya: “Dan seorang dari kami menempelkan pundaknya dengan pundak temannya dan kakinya dengan kaki temannya.” (HR Al-Bukhari). 

6. Selain itu posisikan tangan dan gerakan tangan dengan lembut ketika takbir. Jangan sampai bentangan tangan terlalu lebar dan mengikut jamaah lainnya yang berada di samping. Sebab itu akan mengganggu sholat orang lain. 

photo
Ada banyak keutamaan saat sholat berjamaah - (Republika.co.id)

7. Dan jika kemudian terdapat shaf-shaf yang kosong atau bolong maka segeralah ditutup oleh orang yang terdekat dengan cara bergeser tidak lebih dari tiga gerakan. 

Keterangan-keterangan di atas sebagaimana dijelaskan dalam kitan at-Targib wa at-Tarhib yang menuliskan sebuah hadits Nabi Muhammad ﷺ:

قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  : أَقِيْمُواالصُّفُوْفَ وَحَاذُوْابَيْنَ الْمَنَاكِبِ وَسُدُّوَاالْخَلَلَ وَلَيِّنُوْابَاَيْدِىْ اِخْوَانِكُمْ وَلَا تَذَرُوْافُرُجَاتِ الشَّيْطَانِ وَمَنْ وَصَلَ صَفًّاوَصَلَهُ اللَّهُ وَمَنْ قَطَعَ صَفًّاقَطَعَهُ اللَّهُ.

Artinya: Rasulullah ﷺ bersabda: Luruskanlah shaf-shaf kalian, luruskan di antara pundak-pundak dan tutuplah olehmu celah-celah dan haluskan lah tanganmu untuk saudara-saudaramu, dan jangan meninggalkan kalian tempat-tempat yang renggai untuk setan. Dan barangsiapa menyambung shaf maka Allah akan menyambung (rahmat, keberkahan) untuknya, dan barangsiapa memutus shaf maka Allah memutus (rahmat, berkah) untuknya.”  

Baca juga: 5 Dalil yang Menjadi Landasan Pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW

 

8. Longgarnya shaf akan menjadi celah bagi setan untuk mengganggu dan membisikan was-was.   

‌رُصُّوا صُفُوفَكُمْ وَقَارِبُوا بَيْنَهَا وَحَاذُوا بِالْأَعْنَاقِ، فَوَاالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنِّي لَأَرَى الشَّيْططَانَ يَدْخُلُ مِنْ خَلَلِ الصَّفِّ كَأَنَّهَا الْحَذَفُ 

 

Artinya: “Rapatkan shaf kalian, tempelkan shaf kalian, berdekatlah kalian (antara shaf pertama dan kedua itu berdekatan), dan sejajarkan dengan leher kalian, Demi Allah yang diriku berada di tangan-Nya, sesungguhnya aku melihat setan, masuk dari celah celah shaf, seolah olah anak kambing hitam yang kecil.” (HR Abu Dawud)     

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement