Kamis 21 Sep 2023 17:08 WIB

Semua Mengungsi Hindari Serangan Abrahah, Ini Justru yang Dilakukan Ibunda Rasulullah SAW

Abrahah mengerahkan pasukannya untuk menyerang Kabah

Rep: Mabruroh/ Red: Nashih Nashrullah
Kabah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Abrahah mengerahkan pasukannya untuk menyerang Kabah
Foto:

Hampir semua penduduk Makkah meninggalkan Kota Makkah. Mereka berhamburan menyelamatkan diri. 

Namun, Aminah binti Wahab, bertahan di rumahnya. Aminah sangat yakin bahwa Allah SWT akan melindungi rumah-Nya dari kejahatan pasukan Abrahah. 

Dan, ternyata benar dugaan Aminah. Allah SWT menggagalkan rencana busuk Abrahah. Mereka menyuruh gajah-gajah mereka untuk menyerang Kabah, tetapi semua gajah tidak mau berjalan kendati dipukul atau dirayu dengan lembut sekalipun. 

photo
Infografis Tiga Kepribadian Nabi Muhammad yang Penyayang - (Republika.co.id)

"Hadapkanlah gajah itu ke arah Syam, mungkin dia akan bergerak!" teriak salah seorang dari mereka. Baru sedikit saja mereka menghadapkan gajah itu ke arah Syam, tiba-tiba gajah sudah bergerak dengan cepat. Mereka lalu menghadapkan kembali gajah itu ke arah Kabah, tetapi lagi-lagi gajah itu bergeming. Begitu berulang-ulang. Sejurus kemudian, ketika panas menyengat, mereka melihat gumpalan awan hitam bergerak ke arah mereka. Tentu saja, mereka gembira dan mengira hujan akan turun. Gumpalan hitam itu mendekati mereka dan ternyata itu adalah burung-burung yang menjatuhkan batu-batu hitam panas ke arah mereka. Dalam sekejap, tubuh-tubuh mereka terbakar. Batu-batu itu masuk dari atas kepala dan menembus keluar dari telapak kaki mereka. Mereka bergelimpangan mati sambil teriak histeris: 

فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُولٍۭ "Tubuh mereka terkoyak-koyak laksana daun yang dimakan ulat.” (QS Al-Fil ayat 5) 

Masing-masing burung membawa tiga batu kecil yang berasal dari Sijjil di kedua kakinya dan di paruhnya. Batu-batu kecil itu oleh pasukan burung dijatuhkan tepat mengenai kepala masing-masing pasukan bergajah. 

Baca juga: 5 Dalil yang Menjadi Landasan Pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW

 

Abrahah sendiri tertimpa batu itu dan tidak mampu menolaknya, Namun, itu tidak membuatnya terbunuh. 

 

Dia hanya terluka dan berdarah. Lalu, dia terjatuh dari gajahnya dengan darah bercucuran. Allah menghendaki ida tidak mati saat itu, agar peristiwa itu menjadi peringatan baginya. Abrahah dinaikkan ke atas gajah dan meninggalkan medan pertempuran. Abrahah mati sebelum sampai ke Yaman dan Kabah pun tetap berdiri megah.    

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement