Ahad 24 Sep 2023 16:41 WIB

Asma binti Abu Bakar, Pengirim Makanan Bagi Rasulullah Selama di Gua Tsur

Nabi Muhammad SAW pernah bersembunyi selama tiga hari di Gua Tsur.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah
Asma binti Abu Bakar, Pengirim Makanan Bagi Rasulullah Selama di Gua Tsur
Foto:

Kedua riwayat ini dapat disatukan dengan penjelasan sebagai berikut: karena gerak-gerik Ali diawasi oleh kaum kafir Makkah, meskipun berdasarkan penggalan riwayat pertama bahwa yang mengatur pengiriman makanan Nabi adalah Ali, namun Asma-lah yang bertanggung jawab dari sisi keamanan untuk membawakan makanan kepada Nabi dan ayahnya.

Selain perjuangannya ini, nama Asma binti Abu Bakar telah dikenal sebagai sosok pejuang dan dermawan. Muslimah yang lahir 27 tahun sebelum hijrah itu termasuk salah satu wanita Makkah yang pertama masuk Islam.

Ia mendapat gelar 'Dzatun Nithaqaini' atau wanita yang memiliki dua selendang. Julukan tersebut bermula dari waktu Rasulullah SAW dan Abu Bakar bersiap-siap untuk hijrah di malam hari.

Dengan penuh kecintaan terhadap Islam dan Rasul-nya, Asma menyobek selendangnya menjadi dua helai. Helai pertama ia gunakan untuk menutupi tempat makan atau bekal Rasulullah dan sisanya untuk menutupi kepalanya.

Alkisah ketika terjadi peperangan antara kaum Muslimin dan penduduk Syam, mereka mengolok-olok putra Asma yang bernama Abdulah Ibnu Zubair, dengan julukan "Dzatun Nithaqaini".

Asma juga dikenal sebagai pribadi yang sangat Islami. Bahkan, ia rela ketika sang ayah menyumbangkan seluruh hartanya demi tegaknya agama Allah SWT.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement