Rabu 20 Sep 2023 12:14 WIB

Enggan Memulai Salam Lebih Dulu? Ingat Contoh yang Diberikan Nabi Muhammad Ini

Nabi Muhammad tak sungkan memulai salam lebih dulu.

Rep: Rossi Handayani/ Red: Muhammad Hafil
 Enggan Memulai Salam Lebih Dulu? Ingat Contoh yang Diberikan Nabi Muhammad Ini. Foto:  Bersalaman (ILustrasi)
Foto: wordpress.com
Enggan Memulai Salam Lebih Dulu? Ingat Contoh yang Diberikan Nabi Muhammad Ini. Foto: Bersalaman (ILustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Nabi Muhammad ﷺ memiliki akhlak mulia, dan beliau menjadi panutan bagi umatnya. Rasulullah ﷺ juga memiliki kebiasaan dengan terlebih dahulu Memulai salam dan menyapa orang lain.

Dikutip dari buku Nabi Islam Muhammad ﷺ oleh Islamic Sciences and Research Academy of Australia, Salah satu kebiasaanya nabi Muhammad ﷺ adalah bahwa ia yang memulai menyapa dan mengucapkan salam. Dan jika ia berjabat tangan dengan seseorang, ia tidak menarik tangannya hingga pihak lain menariknya sendiri. 

Baca Juga

Nabi Muhammad jika menyapa selalu dengan wajah ceria, hingga orang yang melihatnya pun merasa nyaman.

Nabi Muhammad bersabda: "Janganlah sedikitpun kamu menyepelekan kebaikan meski (hanya) dalam bentuk menjumpai saudaramu dengan wajah yang berseri-seri."(HR. Muslim).

 

Beliau juga bersabda: "Siapa yang memulai salam dia lebih dekat dengan Allah dan Rasulnya". Seorang laki-laki bertanya kepada Nabi Muhammad: “Apakah amalan yang paling baik didalam Islam?” Beliau menjawab : “Engkau memberi makan dan mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenal maupun kepada orang yang tidak engkau kenal.” (HR.Bukhori Muslim).

Beliau mengajari sahabatnya bahwa senyuman kepada orang lain adalah sedekah. Ia tidak pernah diberi dua pilihan, kecuali ia akan memilih yang mudah selama tidak ada dosanya.

Ia tidak ikut campur dalam hal yang tidak bermanfaat. Ia seorang yang ramah nan jujur dalam bergaul dan berinteraksi dengan orang lain. Ketika ia berdagang, ia terkenal dengan sifatnya yang jujur dan terpercaya.

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement