Ahad 10 Sep 2023 23:10 WIB

Alasan di Balik Kewajiban Manusia untuk Beribadah

Barang siapa yang menjalankan ibadah, maka ia berhak mendapatkan keba­hagiaan.

Rep: Fuji E Permana/ Red: Ani Nursalikah
Mimbar Masjid Quba di Madinah, Arab Saudi menjelang waktu sholat Dzuhur, Sabtu (15/7/2023).
Foto:

Nafsu memang tidak akan membiarkan seorang mukmin berada di jalan ketaatan, sehingga terjadilah pertarungan sengit di dalam jiwa. Karena itu, iman terkadang naik dan turun.

Jika nafsu tidak ditekan maka akan selalu menang. Sehingga, Allah SWT mewajibkan berbagai ibadah agar kamu mampu melawan hawa nafsu yang ada di dalam diri kamu dan membebaskan diri dari belenggunya.

Barang siapa yang menjalankan ibadah, maka ia berhak mendapatkan keba­hagiaan, baik di dunia maupun akhirat kelak. Barangsiapa yang melanggar perintah ibadah, maka ne­raka siap menantinya dan meng­hanguskan tubuhnya.

Oleh karena itu, bersegeralah menjalani semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya. Yakinlah, jika kamu melakukannya dengan sungguh-sungguh maka kamu akan mendapatkan kemenangan yang sesungguhnya. Ingat­ lah, kamu tidak akan mampu menundukkan nafsu, kecuali dengan menekannya melalui berbagai ketaatan.

Pada hari kiamat kelak, Allah SWT akan takjub terhadap para hamba-Nya yang digiring ke surga dengan rantai-rantai ketaatan yang membelenggu leher mereka. Perhatikanlah kasih sayang-Nya dalam bentuk ancaman, sehingga menyebabkan kamu memasuki surga-Nya. Dengan adanya ancaman itu, mau atau tidak mau, kamu harus menjalankan semua perintah-Nya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement