Ahad 27 Aug 2023 10:00 WIB

Empat Cara Kaum Quraisy Menghalangi Dakwah Nabi Muhammad

Nabi Muhammad selalu optimistis mendakwahkan Islam.

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Erdy Nasrul
Ilustrasi suasana gurun, tempat Nabi Muhammad dahulu berdakwah.
Foto: EPA-EFE/NEIL HALL
Ilustrasi suasana gurun, tempat Nabi Muhammad dahulu berdakwah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketika orang-orang Quraisy tahu bahwa Nabi Muhammad sama sekali tidak menghentikan dakwahnya, maka mereka memeras pikirannya sekali lagi. Untuk itu, mereka memilih beberapa cara untuk membenamkan dakwah ini dengan berbagai cara.

Mengutip buku Sirah Nabawiyah karya Syaikh Shafiyyurahman Al Mubarakfuri menyebutkan, empat cara kaum Quraisy menghafang dakwah nabi diantaranya,

Baca Juga

Pertama, ejekan, penghinaan, olok-olok, dan penertawaan. Hal ini mereka maksudkan untuk melecehkan orang-orang Muslim dan menggembosi kekuatan mental mereka. Untuk itu mereka melemparkan berbagai tuduhan yang lucu dan ejekan yang sekenanya terhadap Nabi. Mereka menyebut beliau orang yang sinting atau gila. Firman Allah.

وَقَالُوا۟ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِى نُزِّلَ عَلَيْهِ ٱلذِّكْرُ إِنَّكَ لَمَجْنُونٌ

"Mereka berkata, 'Hai orang yang diturunkan Al-Qur'an kepadanya, sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila." (Al-Hijr: 6) 

Mereka menyebut beliau sebagai tukang sihir dan pendusta. Firman Allah:

وَعَجِبُوٓا۟ أَن جَآءَهُم مُّنذِرٌ مِّنْهُمْ ۖ وَقَالَ ٱلْكَٰفِرُونَ هَٰذَا سَٰحِرٌ كَذَّابٌ

"Dan mereka heran karena mereka kedatangan seorang pemberi peringatan (Rasul) dari kalangan mereka; dan orang-orang kafir berkata, Ini adalah seorang ahli sihir yang banyak berdusta." (Shad: 4) 

Mereka menjelek-jelekkan dan menghadapi beliau dengan pandangan. penuh amarah serta perasaan yang meluap-luap penuh emosi. Firman Allah:

وَإِن يَكَادُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَيُزْلِقُونَكَ بِأَبْصَٰرِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا۟ ٱلذِّكْرَ وَيَقُولُونَ إِنَّهُۥ لَمَجْنُونٌ

 "Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir meng- gelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar Al-Qur'an dan mereka berkata: "Sesungguhnya ia (Muhammad) benar- benar orang yang gila." (Al-Qalam: 51).

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement