Kamis 24 Aug 2023 18:14 WIB

Doa Nabi Muhammad yang Diijabah atas Kejahatan Utbah bin Abu Lahab

Kejahatan Utbah bin Abu Lahab membuat Nabi Muhammad membaca doa.

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Muhammad Hafil
Kaligrafi Nama Nabi Muhammad (ilustrasi)
Foto:

Suatu malam tatkala mereka sedang singgah di suatu tempat di Syam, tepatnya di Az-Zarqa', tiba-tiba ada seekor singa yang mengelilingi mereka. Saat itulah Utbah berkata, "Sungguh celaka saudaraku. Demi Allah, singa itu akan mencaplokku seperti doa yang dibaca Muhammad atas diriku. Singa itu akan membunuhku selagi Muhammad ada di Makkah dan aku di Syam." Singa itu menyibak kerumunan orang lalu menerkam kepala Utbah hingga meninggal. 

Di antara bukti bahwa para thaghut Quraisy bermaksud hendak menghabisi Nabi, apa yang diriwayatkan Ibnu Ishaq dalam hadits yang panjang. Di dalamnya disebutkan:

Abu Jahal berkata, "Wahai semua orang Quraisy, sesungguhnya Muhammad tetap bersikukuh, dan kalian melihatnya mencela agama kita. Mencaci-maki bapak-bapak kita, membodoh-bodohkan harapan-harapan kita dan mencela sesembahan kita. Aku bersumpah kepada Allah, aku benar-benar akan menungguinya sambil membawa batu yang mampu kubawa, dan tatkala dia sujud dalam shalatnya aku akan menimpukkan batu itu ke kepalanya. Pada saat itu telantarkanlah aku atau belalah aku. Setelah itu Bani Abdi Manaf bisa berbuat apa yang terbaik menurut mereka."

Esok paginya Abu Jahal mengambil batu seperti yang dia katakan kemudian duduk menunggui Rasulullah Orang-orang menunggu apa yang bakal dilakukan Abu Jahal. Ketika beliau sedang sujud, Abu Jahal mengambil batu lalu mendekati beliau. Tatkala jaraknya sudah dekat, tiba-tiba dia mundur dengan muka pucat dan gemetar, kedua tangannya tak mampu menyangga batu yang dibawanya, sehingga dia cepat-cepat melontarkannya.

Orang-orang Quraisy mendekati Abu Jahal dan bertanya. "Apa yang terjadi wahai Abul Hakam?"

"Aku menghampirinya seperti kukatakan semalam kepada kalian. Tatkala aku sudah dekat dengannya, tiba-tiba ada seekor onta yang menghalangi diriku dan dirinya. Tidak, demi Allah, aku tidak melihat onta itu seperti lazimnya, tinggi maupun pendeknya, tidak pula taringnya sekalipun itu onta pejantan.

Onta itu mendekatiku dan hendak mencaplokku. Ibnu Ishaq menuturkan. Rasulullah bersabda, "Itulah Jibril andaikata dia mendekati lagi, tentu Jibril akan mengambil tindakan terhadap dirinya." 

Karena perbuatan Abu Jahal terhadap Rasulullah itulah yang mendorong Hamzah masuk Islam setelah itu.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement