Kamis 17 Aug 2023 11:00 WIB

Tujuh Manusia yang Dapat Jaminan Masuk Surga

Tujuh manusia ini selama hidup di dunia menunjukkan ketaatannya.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Muhammad Hafil
 Tujuh Manusia yang Dapat Jaminan Masuk Surga. Foto:  Ilustrasi Surga
Foto: Pixabay
Tujuh Manusia yang Dapat Jaminan Masuk Surga. Foto: Ilustrasi Surga

REPUBLIKA.CO.ID JAKARTA -- Ada tujuh manusia yang akan dengan mudah masuk ke dalam surga Allah SWT. Mereka umat Rasulullah SAW yang ketika di dunia mampu menundukan dirinya untuk taat pada Allah. Berikut ketujuh manusia yang beruntung karena dapat mudah masuk ke surga:

Pertama, pemuda yang bertobat 

Baca Juga

Sudah sewajarnya orang yang sudah lanjut usia mengintrospeksi diri dan bertobat atas setiap dosa dan kesalahannya di masa lalu. Tetapi lebih bagus lagi bila ada seorang pemuda yang senantiasa bermuhasabah diri, sering beristighfar dan memohon ampun atas setiap dosa dan kesalahannya. 

Kedua, orang yang bersedekah secara diam-diam

 

Dianjurkan untuk bersedekah secara diam-diam maksudnya dalam bersedekah tidak perlu sampai diketahui banyak orang. Hal ini semata-mata untuk menghindari riya' dan sombong. 

Ketiga, senang menunaikan sholat dhuha

Orang yang senang melaksakan sholat Dhuha termasuk ke dalam golongan orang-orang yang dijamin akan masuk surga. Sebab dalam waktu dhuha, Allah SWT memberikan banyak keberkahan untuk hambaNya. 

Keempat, selalu berupaya untuk Istiqomah sholat berjamaah

Orang yang istiqamah sholat berjamaah baginya jaminan masuk surga. Bahkan bila tertinggal sholat berjamaah meski hanya satu kali saja, ia merasakan ketidak tenangkan melebihi ketidak tenangan ketika barang yang dicintainya hilang,

Kelima, orang yang senantiasa bermuhasabah dan merasa takut pada Allah

Orang yang senantiasa dalam hatinya merasakan kehadiran Allah SWT maka dia akan merasa takut berbuat maksiat kepada Allah SWT. Maka bagianya jaminan masuk surga. 

Keenam dan ketujuh, orang yang senantiasa berkumpul dengan ulama dan orang yang menghadiri majelis-majelis ulama.

Merekalah orang-orang yang akan merasakan kenikmatan surga sebab kecintaannya terhadap ulama dan senang menuntut ilmu di majelis-majelisnya. 

Tujuh manusia yang mendapat jaminan surga  di atas sebagaimana disebutkan dalam sabda nabi Muhammad SAW ketika berpesan kepada sahabat Ali bin Abi Thalib. 

يَا عَلِيُّ، سَبْعَةٌ مِنْ أُمَّتِيْ فِي الْجَنَّةِ شَابٌّ تَائِبٌ وَمَنْ تَصَدَّقَ سِرًّا وَمَنْ يُؤَدِّيْ صَلَاةَ الضُّحَى وَمَنْ كَانَ ذَهَابُ مَالِهِ أَهْوَنُ عَلَيْهِ مِنْ فَوَاتِ صَلَاةٍ وَاحِدَةٍ مَعَ الْإِمَامِ وَمَنْ دَمَعَتْ عَيْنَاهُ مِنْ خَشْيَةِ اللهِ وَمَنْ زَاخَمَ الْعُلَمَاءَ فِيْ مَجَالِسِهِمْ

Artinya: Wahai Ali, ada tujuh golongan dari umatku bakal masuk surga. Anak masih muda tapi sudah bertobat, orang yang bersedekah sirri (diam-diam), orang yang menunaikan sholat dhuha, orang yang kehilangan harta itu lebih ringan bagi dia dari pada kehilangan sekali sholat berjamaah bersama imam, orang yang bercucuran air matanya karena takut Allah, orang yang  berkerumun kepada para ulama dalam majelis. (Lihat kitab Wasiyatul Mustofa yang disusun oleh Syekh Abdul Wahab bin Ahmad bin Ali bin Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Musa Asy Syarani Al Anshari Asy Syafi'i Asy Syadzili Al Mishri atau dikenal sebagai Imam Asy Syarani).

 

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement