Kamis 03 Aug 2023 15:20 WIB

Penjelasan Manusia Harus Punya Sunnatullah, Sunnah Rasul, dan Sunnah Waliyullah

Ali bin Abi Thalib menjelaskan sunnatullah, yaitu menyimpan rahasia.

Rep: Fuji E Permana/ Red: Ani Nursalikah
Ilustrasi: Masjid tempat ibadah umat Muslim.
Foto: Anadolu Agency
Ilustrasi: Masjid tempat ibadah umat Muslim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Syekh Muhammad Nawawi bin Umar al-Banteni dalam bukunya Nashaihul Ibad menukil riwayat yang diriwayatkan Sayyidina Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu anhu. Riwayat tersebut menjelaskan tentang sunnatullah, sunnah Rasul, dan sunnah para waliyullah.

Sayyidina Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu anhu meriwayatkan, "Siapa yang tidak ada sunnatullah di sisinya, sunnah Rasul dan sunah para waliyullah, maka ia tidak mempunyai sesuatupun di tangannya."

Baca Juga

Kemudian ditanya kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib, "Apakah sunnatullah itu?" Beliau menjawab, "Yaitu menyimpan rahasia."

Sayyidina Ali bin Abi Thalib ditanya lagi, "Apakah sunah Rasulullah itu?" Beliau menjawab, "Berbuat baik, ramah tamah kepada sesama manusia."

Sayyidina Ali bin Abi Thalib ditanya lagi, "Apakah sunnah waliyullah itu?" Beliau menjawab, "Menanggung beban penderitaan orang lain."

Rahasia di sini artinya sesuatu yang harus disembunyikan agar orang lain tidak mengetahuinya. Misalnya, menyembunyikan atau menjaga rahasia aib orang lain itu hukumnya wajib.

Mengenai berbuat baik dan ramah-tamah kepada sesama manusia. Sebagaimana dijelaskan dalam syair ini.

Berbuat baiklah kepada mereka selama...

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement