Jumat 07 Jul 2023 09:13 WIB

Al Haram Aman dari Azab Menyeluruh

Al Haram memiliki keutamaan.

Rep: Rossi Handayani/ Red: Muhammad Hafil
 Al Haram Aman dari Azab Menyeluruh . Foto:  Bencana tsunami (ilustrasi)
Foto: Dok Republika.co.id
Al Haram Aman dari Azab Menyeluruh . Foto: Bencana tsunami (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Salah satu keutamaan Negeri al-Haram adalah Allah Ta'ala menetapkan aman dari azab yang menyeluruh. Tempat orang yang ada di dalamnya tidak tertimpa azab yang menyeluruh, meskipun ia tidak termasuk umat Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.

Dikutip dari buku Keutamaan Negeri Al-Haram oleh Prof. DR. Mahmud Al-Dausary, hal ini seperti yang dikabarkan Nabi shallallahu alaihi wa sallam tentang Kaum Shalih yang dibinasakan oleh sebuah suara yang keras menggelegar. Lalu ternyata ada seorang pria dari kalangan mereka yang saat azab itu datang menimpa mereka, pria ini sedang berada di wilayah al-Haram. Dan ia selamat dari azab yang menimpa kaumnya, hingga akhirnya ia keluar dari wilayah al-Haram.

Baca Juga

Di antara penjelasan yang menjelaskan itu adalah:

Dari Jabir radhiyallahu anhu, ia berkata: “Ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melintasi al-Hijr beliau bersabda:

“Janganlah kalian bertanya tentang ayat-ayat, sungguh kaum Shaleh telah menanyakannya (memintanya) sehingga akhirnya (unta yang mereka minta itu) muncul dari celah ini, dan ia akan kembali setelah minum dari celah ini pula.

Maka mereka pun mendurhakai perintah Tuhan mereka, lalu mereka membunuhnya. Sehingga (unta) itu minum dari air mereka satu hari, lalu mereka meminum susunya pada hari lain. Lalu mereka membunuhnya (lagi).

Mereka pun ditimpa Teriakan yang dengannya Allah mematikan seluruh yang ada di bawah lapisan langit, kecuali seorang pria yang sedang berada di wilayah Haram Allah.” Beliau ditanya: “Siapakah dia itu, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Dia adalah Abu Righal (Abu Righal adalah seorang pria dari Kaum Tsamud, nama lainnya adalah Abu Tsaqif). Namun ketika ia keluar dari kawasan al-Haram, ia pun ditimpa seperti apa yang ditimpa oleh kaumnya.” (HR. Ahmad dalam al-Musnad (3/296), no. 14193, dan al-Hakim dalam al-Mustadrak (2/351), no. 3248, dan ia berkata: “Hadits ini sanadnya shahih, namun tidak dikeluarkan oleh Bukhari dan Muslim.” Juga dihasankan oleh Ibnu Hajar dalam Fath al-Bary (6/380).

Hadits ini menunjukkan bahwa Allah Ta'ala telah menetapkan Negeri al-Haram sebagai tempat yang aman dari adzab yang bersifat menyeluruh, karena Abu Righal tidak terkena adzab kaumnya saat ia masih berada di al-Haram. Namun saat ia keluar dari wilayah al-Haram, ia pun terkena seperti apa yang menimpa kaumnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement