Rabu 07 Jun 2023 05:05 WIB

2 Alasan Mengapa Setan Ingin Bersekutu dengan Manusia

Sihir sumbernya adalah dari kerjaan setan yang ditujukan terhadap seseorang.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Ani Nursalikah
Praktik sihir atau ilmu hitam (ilustrasi). 2 Alasan Mengapa Setan Ingin Bersekutu dengan Manusia
Foto: www.freepik.com
Praktik sihir atau ilmu hitam (ilustrasi). 2 Alasan Mengapa Setan Ingin Bersekutu dengan Manusia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagian orang mungkin masih ada yang meyakini di dalam sihir terdapat kekuatan ajaib yang dapat mengendalikan sesuatu. Sebagian yang lain meyakini jin dan setan punya kekuatan sihir yang bisa dipelajari oleh manusia.

Karena itu, seseorang yang ingin memiliki kekuatan sihir harus mematuhi perintah setan sebagai imbalan untuk mendapatkan kekuatan tersebut. Dalam kondisi inilah, setan memanfaatkan keyakinan orang tersebut dan berhasil mendapat keuntungan berkat adanya keyakinan itu.

Baca Juga

Dikutip di Islamweb, tidak ada alasan apapun bagi setan untuk mengajarkan sihir kepada manusia, kecuali dua hal, yaitu agar manusia keluar dari Islam, dan kedua yakni supaya kerusakan menyebar di kalangan manusia.

Hal itu dengan terang tercantum dalam Alquran Surat Al Baqarah ayat 102, di mana Allah SWT berfirman:

"Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan yang kafir (mengerjakan sihir).

Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan:

"Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah.

Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui." (QS Al Baqarah ayat 102)

Sihir adalah bacaan, mantra, jimat dan semacamnya yang digunakan oleh seorang penyihir sebagai bentuk permintaan bantuan kepada setan untuk mencelakai seseorang. Namun, orang beriman tentu tidak khawatir terhadap sihir, sebab Allah berfirman, "...Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah..." (QS Al Baqarah ayat 102)

Al-Khattabi mengatakan, sihir sumbernya adalah dari kerjaan setan yang ditujukan terhadap seseorang dengan suatu bisikan maupun semburan. Lalu si penyihir atau ahli sihir mempelajarinya. Jika telah mengetahui cara sihir maka ia akan menggunakannya untuk hal lain dengan cara mengucapkan sesuatu atau dengan tiupan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement