Kamis 25 May 2023 07:00 WIB

Adab dan Kewajiban Suami kepada Istri yang Hamil dan Menyusui

Rasulullah menyebutkan kemuliaan istri yang sedang hamil.

Rep: Imas Damayanti/ Red: Muhammad Hafil
Adab dan Kewajiban Suami kepada Istri yang Hamil dan Menyusui. Foto: Ibu Hamil (Ilustrasi)
Foto: Pixabay
Adab dan Kewajiban Suami kepada Istri yang Hamil dan Menyusui. Foto: Ibu Hamil (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Umumnya seorang istri akan menemui fase mengandung (hamil) dan menyusui. Maka dalam Islam, perkara ini juga penting diperhatikan bagi kaum laki-laki atau suami dalam memperlakukan istri yang dalam kondisi tersebut.

Ustazah Nurlaila Thoyib dari Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) mengatakan, salah satu adab dan pendidikan yang harus dilakukan suami terhadap keluarganya adalah bersikap lemah lembut. Terlebih terhadap istri yang sedang hamil atau menyusui.

Baca Juga

Laki-laki dalam Islam dijadikan sebagai kepala rumah tangga. Hal ini berdasarkan firman Allah dalam Alquran Surah An-Nisa penggalan ayat 4, “Arrijalu qowwamuna alannisa bima fadhalallahu ba’dhahum ala ba’dhin wa bima anfaquu min amwaalihim,”.

Yang artinya, “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum perempuan, oleh karena itu Allah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka telah menafkahkan harta mereka,”.

 

Berdasarkan ayat tersebut, kata dia, kaum ayah diwajibkan memberikan nafkah lahir dan batin kepada keluarga, termasuk di dalamnya adalah pendidikan dan kasih sayang terhadap istri dan anak-anak.

"Suami juga berkewajiban mengajarkan keluarganya bagaimana untuk senantiasa hidup dalam koridor syariat. Sehingga sebagai pemimpin, dia menjadi teladan dan tidak boleh melakukan KDRT," kata Ustazah Nurlaila saat dihubungi Republika, Rabu (24/5/2023).

Sebab, dia menjabarkan, nanti kaum laki-laki akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat. Apakah dia memberikan kasih sayang, memberikan pengajaran yang baik kepada keluarganya, semuanya akan dipertanggung jawabkan di akhirat.

Dia menambahkan, Islam merupakan agama yang sangat memahami bagaimana aspek psikologis manusia. Sehingga hal-hal yang menyangkut tentang pendidikan dan keharmonisan dalam keluarga pun diterangkan secara gamblang dalam Islam.

Bahkan, kata dia, Rasulullah SAW sendiri pun menjadi contoh utama bagaimana membangun rumah tangga yang diliputi keharmonisan dan mawaddah.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement