Selasa 02 May 2023 15:08 WIB

Pilihan Doa Ketika Mau Tidur dan Saat Bangun

Disarankan membaca doa saat mau tidur dan saat bangun.

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Muhammad Hafil
Pilihan Doa Ketika Mau Tidur dan Saat Bangun. Foto:   Berdoa (Ilustrasi)
Foto: Republika
Pilihan Doa Ketika Mau Tidur dan Saat Bangun. Foto: Berdoa (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Mengutip Kitab Induk Doa dan Zikir Al Adzar Imam An Nawawi telah meriwayatkan dari para ulama hadis, Abdullah Muhammad bin Isma'il bin Ibrahim bin al-Mughirah al-Bukari, dan Abil Husain Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim al-Kusyairy ra. dari Abu Hurairah ra. bahwa sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda, "Syaitan-syaitan mengikat tengkuk kepala seseorang di antara kalian, jika ia tidur dengan tiga ikatan, tiap-tiap ikatan mereka katakan, malam masih panjang, maka lanjutkanlah tidurmu, jika dia bangun dan berzikir kepada Allah swt., maka terlepas satu ikatan, jika dia berwudhu terlepas satu ikatan, jika dia mendirikan shalat, maka terlepas seluruh ikatan, kemudian dia menjadi tangkas dan berjiwa bersih, jika tidak demikian maka dia akan menjadi jiwa yang kotor dan pemalas."

Hadis ini berdasarkan riwayat al-Bukhari, sedangkan riwayat dari Imam Muslim dengan kalimat: "Dan tengkuk kepala di antara kalian terikat, dan seterusnya."

Baca Juga

Berikut doa-doa yang dapat dibaca ketika tisur dan bangun,

Telah kami riwayatkan dalam kitab Shahih Bukhari-Muslim dari Hudhaifah bin al-Yaman ra. dari Abu Dzarr ra., mereka mengatakan:

بِاسْمِكَ اللَّهُم أَحْيَا وَأَمُوتُ

Bismika allahumma ahya wa amuut.

"Dengan menyebut nama-Mu ya Allah, aku hidup dan mati." Dan ketika beliau bangun, beliau berdoa:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانًا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشْورُ

Alhamdulillahil ladhzii ahyaanaa ba'da maa amaatanaa wailaihin nusyuur.

"Segala puji bagi Allah, yang membangunkan kami kembali, setelah kami tidur dan kepada-Nya kami dikumpulkan."

Telah kami riwayatkan dalam kitab Ibnu Sunni dengan sanad yang sahih dari Abu Hurairah ra. dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda, Jika di antara kalian bangun dari tidur, maka bacalah:

الْحَمْدُ للهِ الذي ردْ عَلَى رُوحِي وَعَافاني في جَسَدِي وَأَذِنَ لي بذكره

Alhamdulillaahil ladzii radda 'alayya ruuhii wa 'aafaanii fii jasadii wa adhina lii bi dzikrihi.

'Segala puji bagi Allah, yang mengembalikan rohku, dan yang menganugerahkan kesehatan pada jasadku, dan yang mengizinkan kepadaku untuk berzikir kepada-Nya.""

Telah kami riwayatkan dalam kitab Ibnu Sunni dari Aisyah ra. dari Rasulullah saw, bahwa beliau bersabda: "Tidak seorang pun hamba yang dikembalikan rohnya dengan membaca:

لا إله إلا الله وحده لا شريك له، له الملك وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُنشيْءٍ قَدِيرٌ

Laa ilaha illaallahu wahdahu la syariika lahu, lahul mulku walahulhamdu wa huwa 'alaa qulli sya'in qadiir.

"Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, Yang tidak ada sekutu bagi-Nya, baginya kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia Maha kuasa atas segala sesuatu.' Kecuali, Allah swt. mengampuni dosa-dosanya, meskipun sebesar buih lautan."

Telah kami riwayatkan dalam kitab Ibnu Sunni dari Abu Hurairah ra. bahwa dia berkata, Rasulullah saw. bersabda:

ما مِنْ رَجُلٍ يَنتَبِهُ مِنْ نَوْمِهِ فَيَقُولُ: الحَمدُ لله الذي خلق النوم وَالْيَقَظَةَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي بَعَثَنِي سَالِماً سَويّاً أَشْهَدُ أَنَّ اللَّهَ يُحْيِي المَوْتَىوَهُوَ عَلَى كُل شريي قبيرٌ. إلا قالَ اللهُ تَعَالَى: صَدَقَ عَبْدِي

"Tidak ada seorang pun yang terbangun dari tidurnya, kemudian membaca, 'Alhamdu lillahil ladzii khalaqan nauma wal yaqadhata, alham- dulillahil ladzii ba'atsanii saliman sawiyyan, ashadu annal laha yuhyiil mauta, wa huwa 'alaa qulli sya'in qadiir.

Segala puji bagi Allah, Yang menciptakan tidur dan bangun dari tidur, segala puji bagi Allah, Yang membangunkan aku dari tidur dengan selamat sempurna, aku bersaksi sesungguhnya Allah Maha menghidupkan orang yang mati, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu kecuali Allah swt. membenarkan hamba-Nya."

Telah kami riwayatkan dalam kitab Sunan Abu Dawud dari 'Aisyah ra., dia berkata:

كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا هَبَّ مِنَ اللَّيْلِ كَبَّرَ عَشْراً وَحَمِدَ عَشْراً، وَقَالَ سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ عَشْراً ، وَقَالَ سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسِ عشراً، وَاسْتَغْفَرَ عَشْراً، وَهَلَك عَشْراً، ثُمَّ قَالَ: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ حيي الدُّنْيَا وَضِيقٍ يَوْمِ الْقِيَامَةِ عَشْراً ثُمَّ يَفْتَتِحُ الصَّلاةَ

"Ketika Rasulullah saw. bangun di malam hari, beliau membaca takbir sebanyak sepuluh kali, membaca tahmid sepuluh kali, dan membaca, Subhaanallaahi wa bihamdih, sebanyak sepuluh kali, dan membaca: Subhaanal malikil qudduus, sebanyak sepuluh kali, dan istighfar sebanyak sepuluh kali, dan membaca tahlil sepuluh kali, dan berdoa, Allahumma inniiaudzu bika min dziiqid dun'yaa wa dziiqi yaumil qiyaamah. 'Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dari-Mu dari kesempitan urusan dunia, dan kelak di hari Kiamat.' Sebanyak sepuluh kali, kemudian beliau memulai shalat."

Telah kami riwayatkan dalam kitab Sunan Abu Dawud dari 'Aisyah ra., Sesungguhnya jika Rasulullah saw. bangun di waktu malam, beliau, membaca doa:

لَا إِلَهَ إِلا أَنْتَ سُبْحانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَسْتَغْفِرُكَ لِذَنْبِيْ، وَأَسْأَلُكَ رَحْمَتَكَ اللَّهُمَّ زِدْنِي عِلْماً وَلَا تُزِغْ قَلْبِي بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنِيْ وَهَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَرَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

Laa ilaha illaa anta, subhaanakal lahumma wa bihamdik, astaghfiruka li dhambii, wa as'aluka rahmatak, allahumma dzidnii 'ilman wa la tuzigh qalbii ba'da idh hadaitanii, wa hab lii min ladunka rahmah, innaka antal wahhaab.

"Tidak ada Tuhan yang haq disembah, kecuali Engkau ya Allah, Maha suci Engkau ya Allah, aku memohon ampunan-Mu untuk dosa-dosaku, aku memohon kepada-Mu tambahnya ilmu, dan jangan Engkau sesatkan aku, setelah Engkau menganugerahkan hidayah kepadaku, dan semoga Engkau cukupkan diriku dari kasih sayang-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mengabulkan doa."

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement