Rabu 08 Mar 2023 05:30 WIB

Umat Terdahulu Diazab, Mengapa Umat Nabi Muhammad Tidak?

Allah menjadikan Nabi Muhammad sebagai pemberi rasa aman umatnya dari azab.

Umat Terdahulu Diazab, Mengapa Umat Nabi Muhammad Tidak?. Foto: Azab (ilustrasi).
Foto: Dok Republika.co.id
Umat Terdahulu Diazab, Mengapa Umat Nabi Muhammad Tidak?. Foto: Azab (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- DR Ibrahim Mulaakhathir dalam bukunya berjudul Keagungan Nabi Muhammad menyebutkan, Allah SWT menjadikan keberadaan Nabi Muhammad SAW di tengah-tengah umatnya sebagai pemberi rasa aman dari azab dan kebinasaan. Hal ini berbeda dengan apa yang dialami oleh sebagian umat sebelumnya.

Sebagian umat diazab, padahal saat itu nabinya masih hidup. Dan, sebagian lainnya tak dibinasakan.

Baca Juga

Allah berfirman dalam surat Al Anfal ayat 33:

 

 

وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنتَ فِيهِمْ ۚ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

"Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu (Muhammad) berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun."

Ayat di atas diturunkan ketika Abu Jahal berkata, "Ya Allah, jika agama Islam ini benar-benar dari sisi-Mu maka timpakanlah hujan batu dari langit atau berikanlah siksa yang pedih kepada kami." (Muttafaq Alaih).

Dalam hadits Abu Musa RA, Rasulullah bersabda:

عَنْ أَبِيْ مُوْسَى، قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: النُّجُومُ أَمَنَةٌ لِلسَّمَاءِ، فَإِذَا ذَهَبَتِ النُّجُومُ أَتَى السَّمَاءَ مَا تُوعَدُ، وَأَنَا أَمَنَةٌ لِأَصْحَابِي، فَإِذَا ذَهَبْتُ أَتَى أَصْحَابِي مَا يُوعَدُونَ، وَأَصْحَابِي أَمَنَةٌ لِأُمَّتِي، فَإِذَا ذَهَبَ أَصْحَابِي أَتَى أُمَّتِي مَا يُوعَدُونَ

Dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Bintang-bintang adalah penjaga bagi langit. Jika ia lenyap, maka terjadilah pada langit apa yang dijanjikan. Aku adalah penjaga bagi sahabatku. Jika aku telah tiada, maka akan terjadi pada sahabatku apa yang dijanjikan. Para sahabatku adalah penjaga umat ini. Jika mereka telah tiada, maka akan terjadi pada umat ini apa yang dijanjikan." (HR Muslim).

Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr RA, Rasulullah SAW bersabda pada saat sholat khauf:

"Bukankah Engkau telah berjanji kepadaku tidak akan menyiksa mereka, sedangkan aku masih berada di tengah-tengah mereka? Bukankah Engkau telah berjanji kepadaku untuk tidak menyiksa mereka, sedangkan mereka meminta ampun."

photo
Infografis baiat sahabat di hadapan Nabi Muhammad - (Dok Republika)

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement