Kamis 23 Feb 2023 19:12 WIB

Surat Yasin dan Keutamaan Bagi yang Membacanya

Membaca Surat Yasin menghadirkan keutamaan bagi yang membacanya.

Rep: Imas Damayanti/ Red: Muhammad Hafil
Surat Yasin dan Keutamaan Bagi yang Membacanya. Foto: Sejumlah pelajar membaca Surat Yasin di SMAN-1 Lhokseumawe, Aceh, Jumat (13/9/2019).
Foto: Antara/Rahmad
Surat Yasin dan Keutamaan Bagi yang Membacanya. Foto: Sejumlah pelajar membaca Surat Yasin di SMAN-1 Lhokseumawe, Aceh, Jumat (13/9/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Ada banyak hadits yang menyatakan keutamaan surat Yasin ini. Riwayat ad-Darimi dan at-Tirmidzi misalnya, mengatakan bahwa Rasulullah SAW menyebutkan, segala sesuatu ada jantungnya, dan jatung Alquran adalah surat Yasin. Barang siapa membaca surat Yasin, Allah SWT mencatat pahala membacanya seperti sepuluh kali membaca Alquran.

Nah, di antara khasiat membaca surah ini seperti diungkapkan oleh Atha’ bin Rabah. Ia mendapat riwayat bahwa Rasul mengatakan, barang siapa membaca surah ini akan dipenuhi segala kebutuhannya.

Baca Juga

Syekh Muhammad kembali menjelaskan, keutamaan surat ini sangat banyak. Surah Yasin adalah jantung Alquran yang bisa menghilangkan kesedihan, membantu membuka terbukanya jalan keluar dari beragam masalah dan ujian.

Seperti yang ditegaskan para wali Allah mereka berpesan, barang siapa yang rajin dan istikamah membaca surah ini dan benar-benar menghadirkan jiwa raganya, Allah akan mencukupi keperluannya, memberikannya jalan keluar dari impitan masalah, dan memberi kemudahan atas ragam kesulitan yang dihadapi.

Berapa pun yang Anda baca, kata Syekh Muhammad, tentu akan sangat baik sekali. Entah sekali, tiga kali, tujuh kali, atau sampai 40 kali. Insya Allah akan mendatangkan kebaikan.

Terlebih, bila dilengkapi dengan doa-doa pilihan setelah merampungkan bacaan surah Yasin. Di antaranya, doa singkat itu misalnya yang sering diamalkan Syekh Umar bin Zein bin Smith. Tiap kali rampung membaca surah Yasin ia berdoa, "Ya mufarijal humum ya hayyu ya qayuum.”   

Sumber: Sayyid Muhammad al-‘Alawy al-Maliki dalam kitabnya Abwab al-Farah 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement