Ahad 05 Feb 2023 20:30 WIB

Empat Sunnah Nabi Muhammad SAW Saat Hujan Turun

Nabi Muhammad SAW memberikan sejumlah anjuran ketika hujan turun.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Muhammad Hafil
Empat Sunnah Nabi Muhammad SAW Saat Hujan Turun. Foto:   Hujan Deras (ilustrasi)
Foto: timeslive.co.za
Empat Sunnah Nabi Muhammad SAW Saat Hujan Turun. Foto: Hujan Deras (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Nabi Muhammad SAW memberikan sejumlah anjuran ketika hujan turun, baik melalui contoh maupun dengan sabda beliau SAW. Namun, beberapa sunnah Nabi Muhammad SAW pada saat hujan turun itu mulai terlupakan.

Pertama, didasarkan pada hadits yang diriwayatkan dari Aisyah RA. Aisyah berkata bahwa ketika hujan turun, Rasulullah SAW berkata:

Baca Juga

( اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا )

Artinya ialah, "Ya Allah, semoga hujan ini bermanfaat." (HR Bukhari)

 

Karena itu, siapapun Muslim yang berada pada situasi di mana hujan turun, maka berdasarkan hadits tersebut, hendkanya berdoa sebagaimana doa yang dipanjatkan Nabi Muhammad SAW pada hadits tersebut.

Kedua, sunnah membiarkan sebagian anggota tubuh terkena air hujan. Hal ini sebagaimana diriwayatkan dari Anas bin Malik RA. Anas RA mengatakan, suatu kali hujan turun ketika para sahabat sedang bersama Nabi Muhammad. Lalu Nabi SAW menyingkap sebagian pakaiannya sehingga tubuh beliau SAW terkena air hujan.

Kemudian para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, mengapa engkau melakukan itu." Nabi Muhammad SAW bersabda, "Karena air ini baru saja diturunkan oleh Allah ta’ala." (HR Muslim)

Diriwayatkan pula dari Ibnu Abbas, bahwa ketika hujan turun, dia meminta putranya untuk mengeluarkan tempat tidur dan pelananya. Lalu Abul Jauza bertanya kepada Ibnu Abbas, "Mengapa engkau melakukan itu?"

Ibnu Abbas berkata, "Apakah kamu tidak membaca kitab Allah ("Dan Kami turunkan dari langit air yang banyak manfaatnya (berkah)" QS Qaaf ayat 9). Aku ingin berkah itu jatuh di tempat tidurku dan dalam perjalananku." (Diriwayatkan dari Al-Baihaqi)

Ketiga, sunnah yang diajakan Nabi Muhammad SAW adalah berdoa saat hujan. Hendaknya seorang Muslim memanjatkan doa kepada Allah SWT dan meminta kebaikan dunia dan akhirat kepada-Nya. Karena, saat hujan turun adalah salah satu keadaan di mana rahmat Allah SWT turun.

Dalam sebuah riwayat, dikatakan, "Ada dua hal yang tidak tertolak, yaitu doa pada waktu adzan dan ketika hujan." (Shahih Al-Jami')

Keempat, yaitu setelah hujan, dianjurkan untuk mengucapkan:

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللهِ وَرَحْمَتِهِ

Artinya: "Kita diberi hujan dengan keutamaan dan rahmat Allah SWT."

Hal tersebut berdasarkan hadits riwayat Imam Muslim. Masih dalam hadits itu, bahwa siapa yang mengatakan demikian, maka orang tersebut beriman kepada Allah SWT dan tidak beriman kepada bintang-bintang.

Sumber

https://www.masrawy.com/islameyat/others-islamic_ppl_news/details/2023/2/1/2364446/4-%D8%B3-%D9%86%D9%86-%D9%86%D8%A8%D9%88%D9%8A%D8%A9-%D9%85%D9%87%D8%AC%D9%88%D8%B1%D8%A9-%D8%B9%D9%86%D8%AF-%D8%A7%D9%84%D9%85%D8%B7%D8%B1-%D9%88%D8%A8%D8%B9%D8%AF-%D9%86%D8%B2%D9%88%D9%84%D9%87-%D8%AA%D8%B9%D8%B1%D9%81-%D8%B9%D9%84%D9%8A%D9%87%D8%A7#ISLAMEYAT-FEATURE

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement