Ahad 05 Feb 2023 15:23 WIB

Perbuatan-Perbuatan yang Bisa Menghalang Suami Istri Masuk Surga, Apa Saja?  

Hubungan suami istri dalam rumah tangga penting sejalan dengan nilai-nilai Islam

Rep: Umar Mukhtar / Red: Nashih Nashrullah
Ilustrasi menikah. Hubungan suami istri dalam rumah tangga penting sejalan dengan nilai-nilai Islam
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Ilustrasi menikah. Hubungan suami istri dalam rumah tangga penting sejalan dengan nilai-nilai Islam

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ada beberapa hal yang membuat seorang suami terhalang memasuki surga, karena perbuatan yang dilakukannya kepada istri.

Pendakwah Mesir, Syekh Muhammad Abu Bakar menjelaskan, hal tersebut antara lain ialah menghina atau merendahkan istri, memutus hubungan kekerabatan, mencegah istri mendatangi keluarganya, melalaikan hak-haknya, lalai menafkahinya, dan perbuatan buruk lainnya.

Baca Juga

"Istri tersebut akan menjadi musuhmu di hadapan Allah, yang dapat mencegah suami masuk surga pada hari akhir kelak," jelas Syekh Abu Bakar, seperti dilansir Masrawy, Ahad (5/2/2023). Dalam hadits riwayat Muslim dari jalur Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda: 

 لا يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً، إنْ كَرِهَ منها خُلُقًا رَضِيَ منها آخَرَ "Pria mukmin tidak boleh membenci perempuan mukmin. Bila dia membenci suatu perilaku pada perempuan tersebut, maka dia tentu menyukai perilakunya yang lain yang ada dalam diri perempuan itu." (HR. Imam Muslim). 

 

Sementara itu, dalam hadits yang diriwayatkan al-Suyuthi dalam Al-Jami' Al-Shaghir dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW juga memperingatkan demikian: 

  أكملُ المؤمنين إيمانًا أحسنُهم خُلُقًا، وخيارُكم خيارُكم لنسائِهم

"Sebaik-baik orang beriman adalah yang terbaik dalam akhlaknya. Dan sebaik-baik dari kalian, adalah orang-orang terpilih (secara akhlak) kepada para wanita." 

Sebaliknya, seorang istri juga bisa terhalang memasuki surga ketika melakukan perbuatan buruk kepada suami.

Baca juga: Ketika Sayyidina Hasan Ditolak Dimakamkan Dekat Sang Kakek Muhammad SAW 

Perbuatan ini, antara lain, tidak memperhatikan suami, membicarakan aib atau rahasia suami kepada orang lain, melakukan perbuatan buruk kepada anak-anaknya, selalu menunda-nunda, selalu membuat pembenaran, dan menelantarkan suami serta anak-anaknya. 

Terhadap istri yang demikian, di hari kiamat kelak, suaminya akan menjadi musuhnya di hadapan Allah SWT. 

Syekh Abu Bakar juga memberi nasihat kepada para orang tua agar senantiasa agar memperlakukan anaknya dengan adil. Artinya, tidak membeda-bedakan antara satu anak dengan anaknya yang lain. 

Bentuk membeda-bedakan ini bisa dalam hal pembagian warisan dan memberi kasih sayang. Ketika orang tua melakukan hal yang tidak baik kepada anak-anaknya, maka anak itu akan menjadi musuh bagi orang tuanya di hari kiamat nanti. 

"Mungkin saja, melalui anak (yang tidak diperlakukan dengan baik), seorang ayah akan dijerumuskan ke dalam neraka," paparnya.

 

Sumber: masrawy 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement